UEFA Nations League 2026/27: “Grup Neraka” Langsung Meledak di Matchday 1

Logo UEFA Nations League 2026/27. (foto:wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (23/9/2026) — Belum sempat panas, UEFA Nations League 2026/27 sudah menyuguhkan deretan duel elite Eropa. Empat pertandingan langsung mencuri perhatian: Belanda vs Jerman, Italia vs Belgia, Türkiye vs Prancis, serta Inggris vs Spanyol.
Yang membuatnya menarik, laga-laga tersebut bukan sekadar pertemuan tim besar. Ada rematch final EURO 2024, debut pelatih baru, rivalitas klasik, hingga persaingan Grup A1 yang berpotensi berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.
Matchday 1 UEFA Nations League 2026/27 berlangsung pada 24-26 September 2026.
Inggris vs Spanyol: Rematch Final EURO 2024
Pertandingan paling menyita perhatian datang dari Grup A3.
Inggris vs Spanyol akan kembali bertemu di Wembley pada 26 September, dua tahun setelah Spanyol mengalahkan Inggris 2-1 pada final EURO 2024 di Berlin.
Bagi Spanyol, laga ini menjadi kesempatan melanjutkan momentum sebagai salah satu kekuatan utama Eropa. Bagi Inggris, duel tersebut menjadi ujian besar di bawah Thomas Tuchel sekaligus kesempatan membalas kekalahan di final EURO.
Head-to-head sejak pergantian milenium juga menunjukkan keunggulan Spanyol: Inggris mencatat tiga kemenangan, satu imbang, dan enam kekalahan dalam 10 pertemuan.
Duel Jude Bellingham vs Lamine Yamal pun menjadi salah satu pertarungan individu yang paling menarik untuk diperhatikan.
Belanda vs Jerman: Dua Raksasa, Dua Era Baru
Sehari lebih awal, Belanda vs Jerman membuka persaingan Grup A2.
Pertandingan di Amsterdam ini memiliki cerita tambahan: Jürgen Klopp menjalani debutnya sebagai pelatih Jerman, sedangkan Xavi Hernández memulai era barunya bersama Belanda.
Jerman juga memiliki modal head-to-head yang cukup kuat. Mereka tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Belanda, dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Karena kedua tim selanjutnya masih harus menghadapi Serbia dan Yunani, kehilangan poin di laga pembuka bisa membuat tekanan langsung meningkat.
Italia vs Belgia, Pembuka “Grup Neraka”
Jika ada grup yang pantas mendapat perhatian khusus, Grup A1 adalah kandidat utamanya.
Italia, Belgia, Prancis, dan Türkiye berada di grup yang sama. Bahkan matchday pertama langsung mempertemukan Italia dengan Belgia dan Türkiye dengan Prancis.
Italia vs Belgia dijadwalkan pada 25 September. Pertemuan terakhir kedua tim di Nations League berlangsung pada Oktober 2024 dan berakhir 2-2 setelah Belgia bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Namun ujian sebenarnya baru dimulai setelah laga pembuka. Pada matchday 2, Belgia menghadapi Prancis dan Türkiye bertemu Italia.
Dengan jadwal sepadat itu, tiga poin pada laga pertama dapat menjadi modal penting untuk menjaga posisi di papan atas.
Türkiye vs Prancis: Bisa Jadi Laga Penentu Momentum
Pada pertandingan lainnya di Grup A1, Türkiye menjamu Prancis.
Secara reputasi, Prancis memiliki pengalaman panjang di level elite. Namun format Nations League membuat setiap pertandingan fase liga menjadi penting karena setiap tim menjalani enam laga.
Jadwal Türkiye bahkan langsung berat: menghadapi Prancis pada 25 September, kemudian Italia tiga hari berselang. Prancis juga harus bertemu Belgia pada matchday berikutnya.
Karena itu, hasil pertandingan di Istanbul berpotensi memberikan gambaran awal mengenai siapa yang mampu mengawali persaingan Grup A1 dengan momentum positif.
Pemain Kunci Jadi Pembeda
Selain pertarungan taktik, perhatian akan tertuju kepada sejumlah pemain muda dan bintang utama.
Di Inggris, Jude Bellingham menjadi salah satu pusat perhatian ketika menghadapi Spanyol. Di kubu La Roja, Lamine Yamal membawa daya ledak generasi baru Spanyol.
Sementara itu, duel Belanda-Jerman juga menawarkan wajah baru. Brian Brobbey menjadi salah satu pemain yang disorot UEFA untuk Belanda, sedangkan Jerman juga memasuki era baru dengan sejumlah pemain muda yang berpeluang mendapatkan sorotan.
Mengapa Matchday 1 Begitu Penting?
UEFA Nations League 2026/27 menggunakan fase liga dengan enam pertandingan bagi setiap tim di League A. Setelah matchday 1, pertandingan berikutnya langsung berlangsung pada 27-29 September.
Artinya, tim yang kehilangan poin tidak memiliki banyak waktu untuk memperbaiki keadaan.
Situasi itu paling terasa di Grup A1. Empat tim elite akan saling berhadapan dalam rentang pertandingan yang sangat pendek. Satu kemenangan bisa menjadi modal besar, sedangkan kekalahan dapat membuat sebuah tim harus mengejar sejak awal.
Inilah yang membuat matchday 1 lebih dari sekadar pertandingan pembuka.
Empat Duel yang Layak Ditunggu
24 September: Belanda vs Jerman.
25 September: Italia vs Belgia dan Türkiye vs Prancis.
26 September: Inggris vs Spanyol.
Dari empat laga tersebut, Inggris vs Spanyol menawarkan rematch final EURO 2024. Belanda vs Jerman menghadirkan dua pelatih baru. Sementara Italia-Belgia dan Türkiye-Prancis langsung membuka persaingan Grup A1 yang penuh tim elite.
Dengan empat duel besar tersebut, Matchday 1 sudah menawarkan sejumlah cerita besar sejak awal Nations League 2026/27.
(uefa/*/hm27)








































