Thursday, September 24, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Klasemen Medali Asian Games 2026: China Makin Jauh, Indonesia Masih Tanpa Emas

Mistar.idKamis, 24 September 2026 pukul 00.01 WIB
klasemen_medali_asian_games_2026_china_makin_jauh_indonesia_masih_tanpa_emas

Klasemen Medali Asian Games 2026. (foto:chatgpt/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (24/9/2026) — Klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan yang selesai. China masih menjadi kekuatan paling dominan, sementara Indonesia harus bekerja lebih keras setelah belum mampu meraih medali emas.

Berdasarkan klasemen per 23 September 2026 pukul 22.09 waktu setempat, China memimpin dengan 48 emas, 20 perak, dan 10 perunggu, atau total 78 medali. Jepang membuntuti dengan 15 emas, 25 perak, dan 27 perunggu.

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-23 dengan satu perak dan 12 perunggu. Artinya, Merah Putih sudah mengoleksi 13 medali, tetapi belum memiliki emas.

China Tinggalkan Jepang

China bukan hanya memimpin klasemen medali Asian Games 2026, tetapi juga memiliki jarak emas yang sangat lebar dari pesaing terdekatnya.

Dengan 48 emas, China unggul 33 emas atas Jepang yang baru mengumpulkan 15 emas. Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan delapan emas.

Dominasi China juga ditopang performa kuat di sejumlah cabang olahraga. Pada awal kompetisi, renang dan menembak menjadi salah satu sumber emas penting bagi kontingen Negeri Tirai Bambu. Reuters sebelumnya mencatat China melaju cepat di klasemen berkat performa para perenangnya, termasuk Yu Zidi yang meraih emas di usia 13 tahun.

Jepang dan Korea Selatan Masih Membayangi

Jepang sebagai tuan rumah menempati posisi kedua dengan 67 medali. Menariknya, jumlah perak dan perunggu Jepang jauh lebih besar dibanding emasnya.

Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan total 41 medali.

Di bawah tiga besar, Kazakhstan dan Thailand melengkapi lima besar klasemen. Kazakhstan mengoleksi tujuh emas, sedangkan Thailand sudah mengamankan lima emas.

Persaingan di papan tengah juga cukup rapat. Hong Kong, Iran, Malaysia, Korea Utara, dan Kuwait masih berpeluang mengalami perubahan posisi seiring bertambahnya medali emas.

Indonesia Punya 13 Medali, tetapi Belum Emas

Sorotan tersendiri datang dari Indonesia.

Tim Merah Putih telah mengumpulkan 13 medali, tetapi komposisinya masih didominasi perunggu: satu perak dan 12 perunggu.

Kondisi ini membuat posisi Indonesia belum beranjak ke papan atas. Sebab, klasemen Asian Games menggunakan jumlah emas sebagai penentu utama. Negara dengan jumlah medali total lebih sedikit dapat berada di atas Indonesia apabila memiliki emas lebih banyak.

Pergerakan posisi Indonesia memang berlangsung cepat. Pada pembaruan sebelumnya pada 23 September, Indonesia sempat berada di posisi ke-21 dengan satu perak dan delapan perunggu.

Karena itu, klasemen harus dibaca berdasarkan waktu pembaruan, bukan sebagai angka yang bersifat tetap sepanjang hari.

Perburuan Emas Jadi Kunci Indonesia

Bagi Indonesia, tambahan medali tetap penting. Namun, emas menjadi kunci untuk mengubah posisi di klasemen.

Karena emas menjadi penentu utama klasemen, tambahan satu emas dapat berdampak lebih besar terhadap posisi Indonesia dibanding sekadar menambah medali perunggu. Itulah sebabnya cabang-cabang olahraga yang masih mempertandingkan nomor final menjadi sangat penting bagi peluang Indonesia memperbaiki peringkat.

Sejumlah negara Asia Tenggara sudah mengamankan emas, termasuk Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, dan Myanmar.

Korea Utara Buat Kejutan dari Angkat Besi

Korea Utara juga menjadi salah satu kontingen yang mengalami lonjakan pada 23 September.

Mereka merebut dua emas dari angkat besi putri. Ri Song-gum meraih emas di kelas 48 kilogram putri sekaligus mencatat tiga rekor dunia, sedangkan Kang Hyon-gyong juga membawa pulang emas dan mencatat rekor Asian Games.

Hasil tersebut memperlihatkan bagaimana klasemen dapat berubah cepat hanya dalam satu rangkaian pertandingan.

Klasemen Medali Asian Games 2026

Berdasarkan data yang digunakan dalam pembaruan ini, posisi teratas ditempati China, Jepang, Korea Selatan, Kazakhstan, dan Thailand.

China mengoleksi 48 emas, disusul Jepang dengan 15 emas dan Korea Selatan dengan delapan emas. Kazakhstan mengumpulkan tujuh emas, sementara Thailand memiliki lima emas.

Indonesia berada di peringkat 23 dengan koleksi 0 emas, 1 perak, dan 12 perunggu atau total 13 medali.

Di bawah Indonesia terdapat Filipina, Afghanistan, Irak, Lebanon, Sri Lanka, Turkmenistan, Kamboja, Kirgizstan, Pakistan, Bangladesh, Brunei, Mongolia, Nepal, dan Suriah.

Klasemen Masih Bisa Berubah

Asian Games 2026 belum selesai. Dengan banyak nomor pertandingan yang masih berlangsung, perubahan posisi dapat terjadi dalam hitungan jam.

Bagi Indonesia, pertanyaan terbesar bukan hanya berapa banyak medali yang masih bisa ditambahkan, tetapi kapan emas pertama berhasil diamankan.

Sementara China terus memperlebar keunggulan, persaingan negara-negara lain masih terbuka. Setiap final akan menjadi peluang untuk mengubah peta klasemen hingga perebutan medali Asian Games 2026 memasuki fase akhir.

(resultsasiangames2026/fnnews/ocaasia/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN