Saturday, October 3, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Penyaluran UMi di Siantar-Simalungun Capai Rp41 Miliar, Jumlah Debitur Turun

Mistar.idSabtu, 3 Oktober 2026 pukul 12.53 WIB
penyaluran_umi_di_siantarsimalungun_capai_rp41_miliar_jumlah_debitur_turun

Penyaluran UMi di Siantar-Simalungun Capai Rp41 Miliar, Jumlah Debitur Turun. (foto ilustrasi:gemini/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (3/10/2026) — Penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun belakangan ini benar-benar bergerak dinamis. Jumlah penerima manfaat memang turun, tetapi nilai dana yang disalurkan justru tumbuh.

Kepala KPPN Pematangsiantar, Judika Sirait, mengatakan situasi ini banyak dipengaruhi kebutuhan modal para pelaku usaha kecil di daerah. Menurutnya, fluktuasi terasa terutama dari jumlah debitur. Kadang naik, kadang turun. Begitu pula tren penyalurannya, tetapi secara umum, penyaluran modal di dua wilayah ini tetap lancar.

"Untuk Kota Pematangsiantar saja, total penyaluran pembiayaan sudah mencapai Rp10 miliar kepada 1.337 debitur. Di Kabupaten Simalungun, realisasinya lebih besar, Rp31 miliar bagi 4.573 debitur," ujarnya kepada Mistar.id, Sabtu (3/10/2026).

Judika menjelaskan, yang menarik, profil penyalurannya berubah. Kapasitas modal pelaku UMKM makin naik. "Walaupun debitur di beberapa segmen berkurang, plafon pembiayaan per debitur justru naik sampai 3,70 persen," jelasnya.

Ia menambahkan, kalau digabung, dua daerah itu sudah punya 5.910 debitur yang mendapat manfaat program UMi dengan total modal Rp41 miliar. Kalau dibandingkan periode sebelumnya, jumlah debiturnya memang turun, tetapi nilai nominal penyalurannya justru naik sekitar 2,5 persen.

"Jadi, meski pelaku usaha baru yang mengakses UMi cukup fluktuatif, mereka yang sudah terdaftar kini butuh pembiayaan lebih besar untuk ekspansi bisnis mikro mereka di Siantar dan Simalungun," tuturnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN