Tujuh Tanda Kecerdasan Emosional Anak Perlu Dilatih, Orang Tua Perlu Tahu

Ilustrasi. (foto: (foto: Istockphoto/mistar)
7. Sulit meminta maaf dengan sungguh-sungguh
Meminta maaf membutuhkan kemampuan untuk memahami bahwa tindakan yang dilakukan dapat memengaruhi perasaan orang lain.
Sebagian anak mungkin hanya mengucapkan kata "maaf" karena diminta orang tua, tetapi belum memahami alasan di balik permintaan maaf tersebut.
Orang tua dapat memberikan contoh dengan meminta maaf secara tulus ketika melakukan kesalahan. Anak juga perlu diberi pemahaman mengenai tindakan yang menyebabkan orang lain terluka atau kecewa dan bagaimana cara memperbaikinya.
Pada akhirnya, perkembangan kecerdasan emosional membutuhkan proses. Perilaku seperti sulit berbagi, mudah marah, atau kesulitan berteman tidak otomatis berarti seorang anak memiliki EQ rendah.
Kemampuan emosional dan sosial masih dapat berkembang melalui pengalaman, teladan dari orang tua, komunikasi yang baik, serta pendampingan yang konsisten. Karena itu, orang tua sebaiknya menjadikan tanda-tanda tersebut sebagai bahan evaluasi dan kesempatan untuk membantu anak belajar, bukan sebagai label yang melekat pada dirinya.
PREVIOUS ARTICLE
Lima Cara Menghemat Air di Rumah Saat Musim Kemarau







































