Thursday, September 17, 2026
home_banner_first
SUMUT

Masinton Jemput Bola ke Kemensos, Desak Pencairan Jadup dan Bantuan Isi Hunian Korban Banjir Tapteng

Mistar.idKamis, 17 September 2026 pukul 18.23 WIB
masinton_jemput_bola_ke_kemensos_desak_pencairan_jadup_dan_bantuan_isi_hunian_korban_banjir_tapteng_

Mensos Saifullah Yusuf dan Wamensos Agus Jabo Priyono bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu membahas bantuan Jadup dan isi hunian. (Foto: Masinton Pasaribu/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID (17/9/2026) – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu kembali mendatangi Kementerian Sosial RI di Jakarta untuk memastikan percepatan bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Tengah.

Pertemuan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono digelar di Kantor Kemensos, Kamis (17/9/2026).

Agenda utama membahas jaminan hidup (Jadup) dan bantuan isi hunian bagi warga terdampak.

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab Tapteng untuk penanggulangan dampak bencana.

"Koordinasi dan kolaborasi dimulai dengan pendataan yang memang memerlukan waktu, kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh Pak Tito sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi," ujarnya.

Setelah itu, Kemensos akan menindaklanjuti dengan penyaluran berbagai program bantuan sesuai arahan Presiden kepada keluarga terdampak.

"Terima kasih Pak Bupati selama ini telah bekerja baik dan penuh kesabaran. Mudah-mudahan masyarakat bisa bangkit kembali dan melewati masa sulit ini dengan kesabaran bersama," kata Gus Ipul.

Sebelumnya, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos, Cece Riyani, menyebut data By Name By Address (BNBA) penerima bantuan di Tapteng sebanyak 41.555 jiwa untuk Jadup dan 5.626 kepala keluarga untuk isi hunian.

"Bantuan itu akan direalisasikan pada minggu ketiga hingga keempat September 2026," ujar Cece.

Bupati Masinton menegaskan Pemkab Tapteng akan terus mengawal agar bantuan segera diterima warga yang berhak.

"Kita tidak boleh menunggu. Pemerintah daerah harus jemput bola dan memastikan kebutuhan masyarakat korban bencana diperjuangkan sampai ke pemerintah pusat," ucapnya.

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemulihan kehidupan warga agar kembali layak.

"Jadup untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan, sementara bantuan isi hunian untuk warga yang sudah atau akan menempati hunian pascabencana agar bisa kembali hidup normal," katanya.

Masinton juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas perhatian terhadap warga Tapteng.

"Kami berterima kasih kepada Mensos dan Wamensos beserta jajaran. Pemkab akan mengawal agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN