Thursday, September 17, 2026
home_banner_first
SUMUT

Sempat Ricuh, Pedagang Menara Pandang Tele Akhirnya Sepakat Bongkar Lapak Mandiri

Mistar.idKamis, 17 September 2026 pukul 19.02 WIB
sempat_ricuh_pedagang_menara_pandang_tele_akhirnya_sepakat_bongkar_lapak_mandiri_

Lapak pedagang di kawasan Menara Pandang Tele. (Foto: Josner/Mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID (17/9/2026) – Penertiban lapak pedagang di kawasan Menara Pandang Tele, Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian, sempat memanas. Para pedagang terlibat bersitegang dengan petugas Satpol PP Kabupaten Samosir yang turun untuk membongkar lapak.

Padahal, sebelumnya DPRD Kabupaten Samosir telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang mempertemukan pedagang, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait untuk membahas keberadaan pedagang di kawasan tersebut.

Para pedagang mengaku kesepakatan RDP belum terlaksana, namun Satpol PP sudah turun melakukan pembongkaran. Hal itu yang memicu kemarahan hingga terjadi insiden.

Situasi kemudian mereda setelah Pemkab Samosir bermusyawarah dengan 18 pedagang yang berjualan di kawasan tersebut. Pertemuan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Samosir Laspayer Sipayung yang mewakili Tim Terpadu Penertiban dan Kepala Desa Sosor Dolok Robongsu Limbong.

Kepala Desa Sosor Dolok Robongsu Limbong mengatakan pedagang sepakat membongkar lapak secara mandiri.

"Kawasan Menara Pandang Tele akan ditata Pemkab Samosir. Secepatnya akan dibongkar secara mandiri mulai besok," ujarnya, Kamis (17/9/2026).

Ia mengungkapkan, dalam musyawarah disepakati 18 pedagang yang ada saat ini akan diprioritaskan menempati lokasi berjualan setelah penataan selesai.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Samosir Laspayer Sipayung menyampaikan saat ini Pemkab sedang mengajukan pelepasan lahan ke pihak kehutanan dan telah menyiapkan rencana penataan kawasan."Sudah sepakat pembongkaran secara mandiri," katanya. (hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN