Thursday, September 17, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Ubur-Ubur Surai Singa Raksasa Terekam di Perairan Wales, Tentakelnya Capai Puluhan Meter

Mistar.idKamis, 17 September 2026 pukul 15.23 WIB
uburubur_surai_singa_raksasa_terekam_di_perairan_wales_tentakelnya_capai_puluhan_meter

Ilustrasi. Seekor ubur-ubur raksasa sebesar bus terlihat di perairan Wales. Ubur-ubur itu memiliki tentakel yang dapat tumbuh memanjang hingga puluhan meter. (Foto: Pixabay/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Pemandangan tak biasa dialami seorang penyelam berusia 21 tahun saat berenang di sekitar Pantai Trefin, Pembrokeshire, Wales. Ia menemukan seekor ubur-ubur surai singa (Cyanea capillata) berukuran sangat besar dan berhasil mengabadikannya melalui kamera.

Penyelam sekaligus aktivis konservasi, Iestyn Morgan, memperkirakan ukuran ubur-ubur tersebut mencapai sekitar 10-15 meter jika dihitung bersama tentakelnya. Menurutnya, itu merupakan ubur-ubur surai singa pertama yang pernah ia jumpai di perairan Wales.

Melansir BBC, 17 September, Morgan awalnya hanya melihat beberapa tentakel ketika sedang berada di dalam air. Seiring waktu, bagian tubuh ubur-ubur tersebut semakin terlihat dan bergerak mendekatinya.

Pada awalnya, Morgan mengira hewan yang dilihatnya merupakan ubur-ubur kompas (Chrysaora hysoscella), spesies yang memang dapat ditemukan di perairan Inggris. Namun, ia segera menyadari bahwa ukuran hewan tersebut jauh lebih besar dari perkiraannya.

"Panjangnya pasti sama dengan bus atau gerbong kereta. Aku tidak percaya betapa besarnya itu," ujar Morgan.

Ubur-ubur surai singa lebih umum ditemukan di perairan dingin, terutama di sekitar lepas pantai Skotlandia. Meski demikian, hewan tersebut terkadang muncul di perairan Wales pada akhir musim panas hingga musim gugur.

Wildlife Trusts menjelaskan, nama surai singa merujuk pada tentakel panjang yang mengelilingi tubuh ubur-ubur tersebut dan menyerupai surai singa. Tentakel itu berfungsi menangkap mangsa sekaligus dapat menghasilkan sengatan.

Secara umum, tubuh ubur-ubur surai singa dapat mencapai sekitar 3 meter. Sementara itu, tentakelnya dapat memanjang hingga 30-36,5 meter atau bahkan lebih. Kondisi tersebut membuat spesies ini termasuk salah satu hewan dengan ukuran panjang terbesar di dunia.

Ahli biologi kelautan dari University of Southampton, Dr. Cathy Lucas, mengatakan rekaman Morgan memperlihatkan betapa panjangnya tentakel ubur-ubur tersebut. "Tentakelnya sangat panjang dan halus, sehingga mungkin tidak mudah terlihat mata," kata Lucas.

Menurut Lucas, kondisi itu membuat seseorang dapat bersentuhan dengan tentakel tanpa menyadarinya. Sengatan juga masih dapat menimbulkan rasa sakit meskipun tentakel telah terputus dari tubuh ubur-ubur.

Meski memiliki tentakel panjang dan dapat menyengat, Lucas mengatakan ubur-ubur surai singa tidak tergolong hewan yang berbahaya atau mematikan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuhnya.

Jika kulit terkena tentakel, bagian tersebut dapat disingkirkan menggunakan tongkat, kemudian dibersihkan dengan air hangat untuk membantu menetralkan efek sengatan.

Morgan sendiri menyambut baik kemungkinan semakin banyak spesies laut muncul di perairan Wales. Saat melakukan penyelaman dan pengambilan gambar, ia juga mengamati keberadaan sejumlah spesies yang biasanya ditemukan di perairan lebih hangat.

"Saya tidak mengamati lebih banyak pada musim panas untuk membandingkannya, tetapi beberapa minggu yang lalu saya memasang kamera dan melihat ikan Triggerfish, yang merupakan spesies asli Mediterania," ujar Morgan.

Bagi Morgan, aktivitas merekam kehidupan bawah laut bukan sekadar membuat konten. Ia ingin membantu masyarakat mengenal lingkungan perairan dengan lebih mudah, sekaligus memastikan kegiatan yang dilakukannya tidak mengganggu atau melukai biota laut. "Saya tidak ingin memburu hewan atau semacamnya. Saya hanya masuk ke air, merekam, dan berenang," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN