Wednesday, November 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Lokot Nasution Pastikan Maju Kembali Jadi Ketua Demokrat Sumut

Mistar.idRabu, 4 November 2026 pukul 12.08 WIB
lokot_nasution_pastikan_maju_kembali_jadi_ketua_demokrat_sumut

Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, Lokot Nasution. (Foto: Ari/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut), Lokot Nasution, memastikan dirinya akan kembali maju dalam pelaksanaan musyawarah daerah yang akan digelar pada November 2026.

“Maju, kalau dukungan tenang aja. Insyaallah, pasti kita punya dan maksimal. Kalau di Partai Demokrat, menjalankan apapun harus berlandaskan demokrasi. Di partai kami yang mau maju siapapun boleh, tetapi sesuai dengan AD/ART. Keputusannya ada di ketua umum,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/11/2026) malam.

Saat ditanya alasan dirinya untuk maju kembali dalam memimpin partai asal Cikeas itu maju, Anggota Komisi V DPR RI itu menegaskan masih ada misi yang belum ia tuntaskan. Namun, ia enggan menerangkan misi tersebut.

“Aku harus menunjukkan performa terbaikku, kalau kenapa aku mau maju, tentu saja ada agenda nasional kami yang entah kenapa, aku yakin bisa memenangkan agenda itu di Sumut. Tetapi aku gak berani bilang agendanya apa. Yang kedua, aku juga belum bisa berbuat banyak, dasarnya adalah baru aja jadi Ketua DPD, ada Moeldoko pada waktu itu, hingga putusan PK putus pada 2023, karena itu banyak menyebabkan orang yang ragu,” katanya.

Selain itu, ia turut mengenang kisah kelam saat Demokrat hendak dibajak oleh Moeldoko. Ia mengatakan mengembalikan reputasi Partai Demokrat pada saat itu menjadi kenangan yang melekat bagi dirinya, sehingga hal itu menjadi salah satu alasan untuk dirinya kembali maju sebagai Ketua DPD Demokrat Sumut.

“Pada saat dibajak oleh Moeldoko, itu kan melawan pemerintah, kalau kalah nanti gimana, sehingga banyak sekali calon anggota legislatif potensial yang keluar. Jadi waktu kami mengelola politik di Sumut sempit sekali,” tuturnya.

Ia menegaskan, dengan situasi Demokrat hari ini bersama Presiden Prabowo bukan berarti bisa mendapatkan semuanya. Sehingga, ia menilai dirinya lebih piawai dan mampu menerapkan apa yang menjadi buah pikiran dari Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono.

“Tetapi model kami di Demokrat ini demokrasi, siapapun bisa maju. Aku bisa terapkan isi kepala ketua umum di Sumut. Ingat, belum ada yang bisa mengalahkan raihan Demokrat di Sumut dengan 10 kursi DPR RI pasa tahun 2009,” ucapnya.

Lebih jauh, saat disinggung terkait berita miring yang kerap menuai sorotan dengan menyeret namanya atas hilangnya rasa perhatian, ia mengatakan sengaja memilih diam dalam menyikapi hal tersebut.

“Saya melihat perkembangan, tetapi tidak saya bantah, karena aku lahir dan besar di Medan, aku tahu kultur kita, kalau ogap orang di ogapnya lagi, akhirnya sana-sini. Ingat hanya dua orang yang mampu menyelesaikan masa jabatannya sampai akhir. Pak Tengku Milwan satu, satu lagi aku. Tetapi kita bukan tidak pakai strategi,” tegasnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN