Wednesday, November 4, 2026
home_banner_first
WISATA

Kalahkan Louvre, Museum di Beijing Catat 19 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

Mistar.idRabu, 4 November 2026 pukul 07.00 WIB
kalahkan_louvre_museum_di_beijing_catat_19_juta_kunjungan_sepanjang_2025

Palace Museum di Beijing, China, museum paling banyak dikunjungi di dunia. (foto: iStockphoto/mistar)

Jakarta, MISTAR.ID - Palace Museum yang berada di Beijing, China, tercatat sebagai museum dengan jumlah pengunjung terbanyak di dunia sepanjang 2025. Museum bersejarah yang juga dikenal dengan nama Forbidden City atau Kota Terlarang itu menerima sekitar 19 juta kunjungan.

Capaian tersebut menempatkannya di atas sejumlah museum ternama dunia, termasuk Musée du Louvre di Paris, Prancis.

Data tersebut berdasarkan laporan TEA Global Experience Index yang diterbitkan Themed Entertainment Association (TEA). Laporan ini menyajikan peringkat berbagai destinasi wisata, museum, dan tempat hiburan berdasarkan jumlah kunjungan selama satu tahun kalender.

Dalam menyusun indeks tersebut, TEA menggandeng Entertainment + Culture Advisors (ECA) dan The Park Database (TPDB). Penilaian dilakukan berdasarkan angka kunjungan, bukan berdasarkan kualitas koleksi, bangunan, fasilitas, maupun popularitas yang diukur melalui survei.

Pada edisi kali ini, cakupan penilaian museum turut diperluas. Sejumlah istana bersejarah dan situs dengan koleksi yang dikurasi juga dimasukkan, di antaranya Summer Palace dan Palace of Versailles.

Dominasi museum Asia terlihat cukup kuat dalam daftar tersebut. Tiga posisi teratas ditempati institusi yang berada di China. Bahkan, dari 20 museum dengan jumlah kunjungan tertinggi, sebanyak 14 di antaranya berasal dari Asia, terdiri atas 12 museum di China dan dua museum di Korea Selatan.

Secara keseluruhan, 20 institusi dalam daftar tersebut membukukan 161,4 juta kunjungan sepanjang 2025. Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 5,4 persen dibandingkan total kunjungan pada 2024 di institusi yang sama.

Sementara itu, Louvre berada di peringkat keempat dengan total 9.046.000 kunjungan. Meski belum mampu menyamai Palace Museum, Louvre masih menjadi museum dengan pengunjung terbanyak di luar China.

Selain Louvre, dua institusi Eropa lainnya yang masuk dalam 10 besar adalah British Museum di London dan Palace of Versailles di Prancis. Adapun Metropolitan Museum of Art di New York, Amerika Serikat, menempati urutan ke-17 dengan jumlah kunjungan hampir 6 juta orang.

Dikutip dari Time Out, berikut daftar 20 museum dengan jumlah kunjungan tertinggi berdasarkan TEA Global Experience Index 2025:

1. Palace Museum, Beijing, China – 19.000.000 kunjungan

2. Summer Palace, Beijing, China – 17.381.000 kunjungan

3. Museum of Emperor Qin Shihuang's Mausoleum Site, Xi'an, China – 10.970.000 kunjungan

4. Musée du Louvre, Paris, Prancis – 9.046.000 kunjungan

5. Palace of Versailles, Prancis – 8.400.000 kunjungan

6. Shenzhen Nanshan District Museum, Shenzhen, China – 7.455.000 kunjungan

7. Natural History Museum, London, Inggris – 7.117.000 kunjungan

8. Vatican Museums, Kota Vatikan – 6.934.000 kunjungan

9. Opium War Museum, Dongguan, China – 6.929.000 kunjungan

10. National Museum of China, Beijing, China – 6.900.000 kunjungan

11. Gyeongbokgung Palace, Seoul, Korea Selatan – 6.887.000 kunjungan

12. National Museum of Korea, Seoul, Korea Selatan – 6.507.000 kunjungan

13. British Museum, London, Inggris – 6.440.000 kunjungan

14. Prince Kung's Mansion Museum, Beijing, China – 6.120.000 kunjungan

15. Sanxingdui Museum, Guanghan, China – 6.080.000 kunjungan

16. Chengdu Wuhou Shrine Museum, Chengdu, China – 6.030.000 kunjungan

17. The Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat – 5.984.000 kunjungan

18. Nanjing Museum, Nanjing, China – 5.860.000 kunjungan

18. Shenyang Palace Museum, Shenyang, China – 5.852.000 kunjungan

20. China Science and Technology Museum, Beijing, China – 5.530.000 kunjungan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN