Tuesday, November 3, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jalan Rusak Belum Diperbaiki, Proyek Jogging Track Rp947 Juta di Siborongborong Dipertanyakan

Mistar.idSelasa, 3 November 2026 pukul 13.17 WIB
jalan_rusak_belum_diperbaiki_proyek_jogging_track_rp947_juta_di_siborongborong_dipertanyakan

Wakil Bupati Taput saat meninjau lokasi proyek jongging track di Siborongborong berbiaya Rp947 juta, (foto: Fernando/Mistar)

Taput, MISTAR.ID - Pembangunan jogging track di kawasan Lapangan Mini Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), dengan anggaran Rp947 juta dari APBD Tahun Anggaran 2026 menuai keluhan sejumlah warga.

Warga mempertanyakan prioritas pembangunan tersebut karena masih banyak infrastruktur jalan di Kecamatan Siborongborong yang membutuhkan perbaikan.

Keluhan itu disampaikan Marolop Nainggolan, warga Dusun Lumban Nainggolan, Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Selasa (3/11/2026).

Menurut Marolop, sejumlah ruas jalan di wilayah mereka mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian pemerintah. Salah satunya jalan menuju Sekolah Luar Biasa (SLB).

Ia mengatakan, warga sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan jalan, termasuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, hingga kini usulan tersebut belum mendapat tanggapan.

"Kami warga Dusun Lumban Nainggolan sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan jalan yang rusak parah. Sampai saat ini tidak ada tanggapan dari pihak terkait. Bahkan, dalam rapat Musrenbang sudah kita usulkan, tetapi tetap tidak ada tanggapan," ujar Marolop.

Hal senada diungkapkan T Tampubolon, warga Dusun II Silalahi, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong.

Jalan rusak di Dusun Lumban Nainggolan, Desa Paniaran, Siborongborong belum juga di parbaiki. (foto: Fernando/Mistar)

Ia mengeluhkan kondisi jalan menuju dusun mereka yang semakin sulit dilalui, terutama saat hujan turun. Kondisi jalan disebut menyerupai kubangan kerbau akibat aktivitas kendaraan truk pengusaha ekspedisi yang setiap hari melintas.

"Kami dengar ada pembangunan jogging track dengan biaya Rp947 juta, padahal perbaikan jalan tidak dilakukan. Apa salahnya Bupati Taput mengutamakan pembangunan yang menjadi prioritas, seperti pembangunan jalan," ungkap Tampubolon.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Utara, Benty Sitorus, saat dikonfirmasi Mistar terkait pembangunan jogging track tersebut menjelaskan bahwa proyek itu merupakan salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara.

"Bahwa pembangunan jogging track adalah program utama Bupati dan Wakil Bupati Taput," ujar Benty.

Sebelumnya, Pemkab Taput tengah mempercepat pembangunan jogging track di kawasan Lapangan Mini Siborongborong pada Tahun Anggaran 2026.

Persiapan percepatan proyek tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, bersama jajaran eksekutif dan legislatif di Kantor Camat Siborongborong, Senin (2/11/2026).

Dalam rapat itu dibahas persiapan administrasi, pembersihan lahan di belakang tribun melalui gotong royong, serta penyelesaian administrasi aset bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait lahan Kementerian Kehakiman.

Untuk 2027, pemerintah daerah juga merencanakan sejumlah pekerjaan lanjutan, meliputi peremajaan rumput, pembangunan fasilitas umum seperti toilet dan ruang ganti, area parkir, pagar keliling, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN