Polisi Kejar Penadah dan Komplotan Pelaku Penggelapan Motor di Medan

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Polisi kini masih memburu komplotan pelaku penggelapan dengan modus tabrak keluarga. Sedikitnya, ada tiga orang yang masih dalam pengejaran.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan dua di antaranya merupakan bagian dari komplotan pelaku, yakni A dan IM. Sementara itu, seorang lainnya berinisial Y diduga sebagai penadah hasil penggelapan.
“Ada tiga yang masih kita kejar. Untuk A dan IM ini bagian dari pelaku. Kalau Y penadah,” ucapnya, Selasa (3/11/2026).
Bimo menjelaskan, dalam aksi penggelapan sepeda motor milik Julianson Tiglas, AZ berperan sebagai adik A. Sementara itu, A berpura-pura menjadi korban dan IM bertugas sebagai kapten.
“IM ini yang membonceng korban dan berpura-pura membawa korban menemui orang yang katanya kecelakaan. Namun, di jalan korban diturunkan dan pelaku kabur,” tuturnya.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, mulai dari tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk beraksi, tiga unit iPhone milik para pelaku, hingga pakaian yang digunakan saat beraksi.
“Para pelaku saat ini sudah kita tahan. Kita masih mendalami keterangan para pelaku. Kita juga menunggu jika ada korban lain yang belum melapor untuk melaporkannya kepada kita,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Unit Resmob Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus yang belakangan kian meresahkan masyarakat, yakni penggelapan dengan modus tabrak keluarga. Tiga orang pelaku berhasil ditangkap, yakni AZ, 17 tahun, Soufi Ramadhan, 20 tahun, dan Kelvin Aditya, 20 tahun. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Geng Motor Bersenjata Resahkan Warga Nibung Hangus Batu Bara




































