Kapolda Sumut Dirikan Pos Literasi di Belawan untuk Warga

Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan saat melakukan peletakan batu pertama. (Foto: Polda Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Upaya meningkatkan kesadaran dan keselamatan berlalu lintas di kawasan Medan Belawan dilakukan melalui pendekatan edukasi. Salah satunya dengan menghadirkan pos literasi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pelabuhan Belawan yang dibangun Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan di kawasan Taman Buaya, Jalan Raya Pelabuhan, Simpang Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan.
Pembangunan itu ditandai dengan adanya peletakan batu pertama yang dilakukan pada Kamis 5 November 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut. Dalam kesempatan itu, Irjen Sonny mengatakan, pembangunan Pos Literasi ini menjadi wujud pengembangan pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pengaturan dan penegakan hukum lalu lintas.
Namun, pos ini juga menghadirkan ruang edukasi, literasi, serta pendekatan humanis yang lebih dekat dengan masyarakat. Mantan Wakapolda Sumut itu berharap dengan adanya keberadaan pos lalu lintas di kawasan Belawan memiliki peran strategis.
“Jadi mengingat wilayah ini merupakan salah satu pintu gerbang utama perekonomian Sumut yang terhubung langsung dengan aktivitas logistik nasional. Maka kelancaran lalu lintas kendaraan pengangkut barang dari dan menuju Pelabuhan Belawan harus menjadi perhatian serius seluruh personel Satlantas,” ujar Irjen Pol Sonny Irawan, Jumat (6/11/2026), dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mistar.
Sambung Sonny, pembangunan Pos Literasi diharapkan dapat memperkuat kehadiran personel kepolisian dalam memberikan pelayanan, pengawasan, serta menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas di kawasan pelabuhan.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan AKP Andi Krismanto Barus, menerangkan Pos Literasi tersebut dirancang memiliki fungsi lebih luas. Mulai dari pusat pelayanan dan pengamanan lalu lintas, fasilitas ini juga dilengkapi ruang baca yang dapat dimanfaatkan anak-anak dan masyarakat sekitar.
“Kita berharap pos ini akan menjadi ruang edukasi bersama untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus membangun budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat,” terangnya.
Menurut Andi, kesadaran berlalu lintas tidak cukup dibangun melalui penindakan, tetapi harus diperkuat dengan edukasi dan pendekatan persuasif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (hm25)










































