Lima Sekolah di Sumut Diajak Bangun Kebiasaan Hidup Sehat

Penandatanganan komitmen Sekolah Sehat HiLo untuk meningkatkan pola hidup sehat seluruh warga sekolah. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Sebanyak lima sekolah di Sumatera Utara (Sumut) diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui Program Sekolah Sehat HiLo. Program ini menyasar siswa, guru, hingga lingkungan kantin sekolah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat, aktif, dan inspiratif.
Perwakilan Nutrifood Area Marketing Regional Sumatera I, Yove Maulana Novirdaus Amimmal, mengatakan program tersebut berangkat dari keinginan untuk membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
"Kami ingin bangun ekosistem hidup sehat di sekolah melalui program yang menyasar siswa, murid dan pihak lain untuk bantu program ini," ujarnya saat ditemui di Nutrihub Medan, Kamis (5/11/2026).
Dalam pelaksanaannya, Program Sekolah Sehat HiLo bekerja sama dengan tiga organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Lima sekolah yang menjadi sasaran program tersebut adalah SMP Pertiwi Medan, SMP Negeri 1 Binjai, SMP-SMA Budi Agung, SMP-SMA Sampoerna Academy, dan SM Unggulan CT ARSA Foundation.
Yove menjelaskan, program berlangsung selama dua bulan, mulai November hingga Desember 2026. Kegiatan yang dilakukan mencakup edukasi kesehatan dan lingkungan bagi guru, mendorong aktivitas siswa, pemantauan jajanan kantin, serta penyediaan perangkat edukasi kesehatan di sekolah.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan selama dua bulan, tetapi juga memiliki target pengembangan jangka panjang. HiLo menargetkan jumlah sekolah yang terlibat dapat meningkat dari lima menjadi 10 sekolah dalam setahun.
"Harapannya makin banyak lagi sekolah bisa terinspirasi untuk membangun ekosistem sehat di sekolahnya dan program Sekolah Sehat HiLo ini bisa terus berlanjut dengan dampak jangka panjangnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi, mengatakan program tersebut sejalan dengan gerakan pemerintah dalam menggalakkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Menurutnya, pembentukan kebiasaan hidup sehat perlu dimulai dari lingkungan sekolah dengan melibatkan siswa dan guru. Hal ini mencakup pengenalan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, hingga membiasakan bangun pagi.
Ia menyebut terdapat tiga aspek yang menjadi perhatian dalam program tersebut, yakni kebiasaan siswa, perilaku guru, dan kondisi kantin sekolah.
Pemerintah Kota Medan, lanjut Prayogi, juga akan mendukung keberlanjutan program melalui penguatan regulasi dan surat edaran agar kebiasaan yang telah dibangun tetap diterapkan setelah program berakhir.
"Kita juga akan bantu kawal melalui regulasi, kita akan kuatkan lagi melalui edaran bahwa nantinya setelah dua bulan pelaksanaan program selesai, penerapannya bisa terus berkelanjutan dan bisa diimbaskan ke sekolah lainnya," ucapnya.
Program Sekolah Sehat HiLo diharapkan tidak hanya memberikan perubahan pada lima sekolah sasaran, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat di lingkungan pendidikan. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
140 Ribu Anak di Sumut Telah Mendapat Imunisasi Dasar Lengkap










































