140 Ribu Anak di Sumut Telah Mendapat Imunisasi Dasar Lengkap

Ilustrasi anak diberikan vaksinasi/imunisasi di Puskesmas. (Foto: GeminiAI/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Sebanyak 140.232 anak di Sumatera Utara (Sumut) telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap hingga 16 Oktober 2026. Capaian tersebut baru mencapai 50 persen dari target imunisasi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sebesar 93 persen.
Kepala Dinkes Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy melalui Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rijal Lubis, mengatakan data tersebut dihimpun melalui Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). Capaian itu disampaikan Kepala Dinkes Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, melalui Hamid.
“Berdasarkan data per tanggal 16 Oktober 2026, anak yang sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap sebanyak 140.232 anak,” ujarnya kepada Mistar, Kamis (5/11/2026).
Hamid mengatakan, masih terdapat sejumlah kendala dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak. Salah satunya, masih ada orang tua yang enggan membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi karena terpengaruh informasi hoaks maupun kekhawatiran terhadap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes Sumut terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya imunisasi, termasuk jenis serta kegunaan vaksin yang diberikan kepada anak.
“Kami juga melakukan upaya dalam memberi edukasi ke masyarakat untuk menjelaskan manfaat dan pentingnya imunisasi, jenis dan kegunaan vaksin yang diberikan kepada anak,” tuturnya.
Ia juga mengimbau orang tua agar tidak ragu menghubungi petugas kesehatan apabila mengalami kekhawatiran setelah anak mendapatkan vaksinasi. Orang tua disarankan meminta nomor kontak petugas kesehatan agar dapat berkonsultasi jika muncul keluhan.
Selain itu, Hamid mengingatkan agar anak dipastikan dalam kondisi sehat sebelum menjalani vaksinasi. Ia menjelaskan, demam setelah imunisasi tidak selalu dialami oleh setiap anak.
Dinkes Sumut berharap edukasi yang terus dilakukan dapat meningkatkan pemahaman orang tua sehingga cakupan imunisasi dasar lengkap di Sumatera Utara dapat terus meningkat. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
IPB Temukan Gen Bakteri Resisten Antimikrob di Banten










































