Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Ancaman Spyware Canggih Intai Pengguna iPhone, Apple Kirim Peringatan

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 10.56 WIB
ancaman_spyware_canggih_intai_pengguna_iphone_apple_kirim_peringatan

Logo Apple. (Foto: CNBC)

California, MISTAR.ID – serangan perangkat lunak atau spyware canggih sedang mengintai pengguna iPhone di seluruh dunia. Hal ini diketahui setelah Apple mengirimkan peringatan keamanan kepada sejumlah pengguna iPhone di 110 negara.

Salah satu periset keamanan siber, Costin Raiu, melalui akun X (Twitter) pribadinya dengan nama pengguna @craiu juga membenarkan adanya peringatan dari perusahaan mengenai spyware tersebut.

Raiu menyebutkan, ancaman kali ini berbeda dari serangan yang menargetkan perangkat Apple pada Agustus 2026 lalu.

Raiu turut membagikan isi pemberitahuan Apple yang menjelaskan jangkauan serangan tersebut.

“Peringatan hari ini dikirim kepada pengguna yang menjadi sasaran di 99 negara. Hingga saat ini, kami telah mengirimkan peringatan kepada pengguna di lebih dari 150 negara secara keseluruhan. Biaya yang sangat tinggi, kecanggihan, serta jangkauan global serangan spyware bayaran menjadikannya salah satu ancaman digital paling canggih saat ini. Karena itu, Apple tidak mengaitkan serangan maupun peringatan yang Anda terima dengan pelaku atau wilayah geografis tertentu,” tulis Raiu, dikutip dari TechSpot.

Apple menyebutkan ancaman tersebut berkaitan dengan mercenary spyware, yakni perangkat lunak mata-mata berbayar yang dikembangkan untuk melakukan penyadapan terhadap target tertentu.

Meski telah mengonfirmasi adanya ancaman, Apple belum mengungkap pihak yang berada di balik serangan tersebut. Perusahaan juga belum memastikan apakah perangkat atau akun pengguna yang menerima peringatan benar-benar berhasil diretas.

Selain itu, Apple belum merinci jumlah pengguna yang menerima notifikasi maupun daftar negara yang terdampak.

Dengan belum adanya informasi lebih lanjut, belum dapat dipastikan apakah pengguna iPhone di Indonesia termasuk dalam sasaran peringatan keamanan tersebut. (techspot)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN