Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Dinkes Medan Dukung Deteksi Dini Penyakit di Lingkungan Sekolah

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 14.31 WIB
dinkes_medan_dukung_deteksi_dini_penyakit_di_lingkungan_sekolah

Ketua Tim PTM Bidang P2P Dinkes Kota Medan, Muhammad Irfan SKM MKM saat ditemui Mistar. (Foto: Berry/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mendukung Program Sekolah Sehat HiLo sebagai salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini penyakit di lingkungan sekolah.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Tim Penyakit Tidak Menular (PTM) Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Medan, Muhammad Irfan, saat menghadiri Kick Off Sekolah Sehat HiLo di Nutrihub Medan, Kamis (5/11/2026).

Irfan mengatakan, kemitraan dengan berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan lintas program.

“Kami dari Dinas Kesehatan sangat merasa senang dengan program ini. Kita memang membutuhkan kemitraan dalam hal peningkatan derajat kesehatan, khususnya di sekolah-sekolah,” ujarnya kepada Mistar.

Ia menilai, Program Sekolah Sehat HiLo sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kesehatan pelajar. Terlebih, kegiatan yang melibatkan lima sekolah tersebut berpeluang mendukung deteksi dini kondisi kesehatan siswa, guru, hingga pegawai sekolah.

Irfan mengatakan, program tersebut juga dapat disinergikan dengan program pemerintah, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG). Melalui kolaborasi ini, kondisi kesehatan siswa diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga potensi masalah kesehatan bisa segera ditangani.

“Kita sudah laksanakan program pemerintah yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG). Tentu kegiatan CKG yang dikolaborasi dengan Sekolah Sehat HiLo diharapkan bisa membuat kondisi kesehatan siswa terdeteksi dini,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, edukasi juga dinilai penting untuk membangun pemahaman dan kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah. Dengan begitu, potensi penyakit, baik menular maupun tidak menular, dapat dikenali dan dicegah lebih awal.

Dinkes Medan berharap edukasi tersebut tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan pegawai administrasi sekolah. Pemahaman kesehatan yang baik diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari sehingga kesehatan seluruh warga sekolah semakin terjaga.

“Apabila ada pemahaman kesehatan yang baik di lingkungan sekolah, tentunya ada implementasi dari pemahaman kesehatan yang baik tadi. Ending-nya, kesehatan semua pihak bisa semakin meningkat dan semakin terjaga,” tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN