Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG Ungkap Sirkulasi Siklonik di Samudera Hindia Picu Hujan Panjang di Medan

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 14.59 WIB
bmkg_ungkap_sirkulasi_siklonik_di_samudera_hindia_picu_hujan_panjang_di_medan

Ilustrasi cuaca hujan. (Foto: Pixabay)

Medan, MISTAR.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap pemicu hujan sedang hingga lebat cukup panjang di wilayah Kota Medan dan sekitarnya, Kamis (5/11/2026) pagi.

Prakirawan Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah I Medan, Putri Diana, mengatakan bahwa kondisi cuaca tersebut dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera Utara (Sumut) yang menyebabkan terbentuknya konvergensi dan belokan angin di Sumut.

"Kemudian, aktifnya gelombang madden julian oscillation (MJO) secara spasial, serta gelombang kelvin dan rosby yang berdampak pada peningkatan aktivitas konvektif wilayah Sumut. Kondisi labilitas atmosfer yang cukup labil meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Sumut," ujarnya.

Selain itu, ditambahkan Putri, suhu muka laut di perairan Selat Malaka dan Samudera Hindia Barat Sumatera yang masih cukup hangat dan kelembapan udara cukup tinggi di setiap lapisan juga menambah suplai uap air untuk pertumbuhan awan hujan.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan yang tinggi. BMKG juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan mitigasi.

"Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, lereng timur, dan lereng barat Sumut yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor," ucap Putri. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN