Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Gedung SMKN 3 Lahewa Ludes Terbakar, Api Padam Sendiri Tanpa Pemadam!

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 15.51 WIB
gedung_smkn_3_lahewa_ludes_terbakar_api_padam_sendiri_tanpa_pemadam_

Beberapa ruang kelas SMKN 3 Lahewa yang terbakar. (Foto: Asalsatu Zega/mistar.id)

Nias Utara, MISTAR.ID (5/11/2026) — Sejumlah ruangan di SMKN 3 Lahewa, Kabupaten Nias Utara, terbakar pada Senin (20/10/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga menimbulkan kerugian besar, meski hingga kini nilai kerugian belum dirilis secara resmi.

Kebakaran itu dibenarkan warga yang tinggal di dekat sekolah tersebut.

Dengar Ledakan, Warga Terbangun Lihat Api Sudah Membesar

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada MISTAR.ID, Kamis (5/11/2026), ia terkejut saat mendengar suara ledakan. Ia pun langsung terbangun dari tidurnya dan membuka pintu rumahnya.

“Saya melihat kobaran api semakin besar sampai ke atap sekolah,” ujarnya.

Menurut warga tersebut, saat kejadian hujan turun cukup deras, melebihi gerimis. Namun, api tidak kunjung padam, justru semakin menghanguskan beberapa ruangan sekolah.

“Apinya padam sendiri tanpa ada yang memadamkan,” katanya.

Ia memperkirakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, saat warga sudah tertidur.

Warga Matikan Meteran Listrik karena Takut Korsleting

Melihat kobaran api yang semakin membesar, istri warga tersebut memintanya untuk mematikan meteran listrik di rumahnya. Hal itu dilakukan untuk menghindari korsleting arus listrik karena saat itu aliran listrik masih menyala.

“Iya, Pak, saya disuruh istri saya mematikan meteran lampu kami biar tidak korslet rumah kami,” katanya.

Pembantu Kepala Sekolah (PKS) Bidang Kesiswaan SMKN 3 Lahewa membenarkan telah terjadi kebakaran tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi sepekan sebelumnya.

Namun, ia tidak dapat menjelaskan secara rinci peristiwa tersebut karena saat kejadian tidak berada di lokasi.

“Akibat kebakaran itu, kami mengalami kendala dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) karena buku pegangan guru ikut terbakar,” jelasnya.

Pada hari yang sama, Kepala Sekolah SMKN 3 Lahewa, Lina Marleni Harefa, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp juga belum dapat menjelaskan secara rinci kepada publik.

Melalui balasan pesannya, Lina menyebut dirinya masih berada di kantor polisi.

Sementara itu, Kapolsek Lahewa, Ipda Sinema Harefa, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

“Ketika mendapat informasi ada kebakaran, Polsek Lahewa turun ke lokasi dan kami sedang melakukan penyelidikan. Garis polisi sudah dipasang di TKP,” ujar Sinema.

Sinema menjelaskan, beberapa hari sebelum kebakaran, lokasi di dekat ruangan tersebut pernah tersambar petir. Polisi pun menduga ada kabel listrik yang terkelupas.

“Dicurigai ada kabel listrik yang terkelupas,” terangnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Lahewa. Pihak sekolah juga belum merilis jumlah ruangan yang terbakar dan total kerugian.(hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN