Saturday, August 22, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Trump Kembali Klaim Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

Mistar.idSabtu, 22 Agustus 2026 pukul 11.44 WIB
trump_kembali_klaim_selat_hormuz_sebagai_wilayah_as

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Reuters via BBC)

news_banner

Washington, MISTAR.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan bahwa Selat Hormuz merupakan bagian dari wilayah Amerika Serikat.

"Saat ini saya menganggap Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika," kata Trump dalam rapat umum untuk mendukung Darline Graham, saudara perempuan mendiang Senator Partai Republik Lindsey Graham, seperti dikutip dari RIA Novosti.

Pernyataan tersebut merupakan kelanjutan dari klaim Trump sebelumnya mengenai status Selat Hormuz. Pada 14 Agustus 2026, Trump mengatakan akan mendeklarasikan jalur perairan strategis itu sebagai wilayah AS setelah Iran dikalahkan.

Trump juga sempat mengunggah peta Selat Hormuz di media sosialnya pada 18 Agustus. Dalam peta tersebut, kawasan Selat Hormuz diberi label "New US Territory" atau "Wilayah Baru AS".

Trump sebelumnya menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Ia juga mengklaim Angkatan Laut AS memberlakukan blokade terhadap jalur perairan tersebut.

Klaim Trump mengenai Selat Hormuz mendapat sorotan karena jalur perairan tersebut merupakan salah satu rute strategis bagi perdagangan energi dunia. Ketegangan terkait penguasaan dan pembukaan kembali Selat Hormuz juga menjadi bagian dari konflik Amerika Serikat dan Iran.

Menanggapi pertanyaan RIA Novosti, Wakil Tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengaku tidak memahami bagaimana rencana untuk menetapkan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat dapat diwujudkan sesuai dengan hukum internasional. (hm25/antara)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN