Wednesday, October 7, 2026
home_banner_first
WISATA

294.719 Wisatawan Datang ke Parapat, Tapi Tak Ada Event Besar Sepanjang 2026

Mistar.idRabu, 7 Oktober 2026 pukul 16.12 WIB
294719_wisatawan_datang_ke_parapat_tapi_tak_ada_event_besar_sepanjang_2026

Kegiatan Simalungun Geoproduct yang dilaksanakan di RTP Pantai Bebas Parapat pada pertengahan 2025. (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID (7/10/2026) – Kawasan wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, masih menjadi salah satu tujuan wisatawan nusantara. Hingga September 2026, tercatat 294.719 kunjungan ke Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas dan sejumlah pantai di kawasan Parapat.

Kunjungan paling ramai terjadi pada Juni dengan 62.770 wisatawan. Kemudian Juli sebanyak 54.062 orang dan Mei 58.187 orang.

Pada Januari tercatat 32.458 kunjungan, Februari 28.754, Maret 10.847, April 7.258, Agustus 19.594, dan September 20.789 kunjungan.

Namun, tingginya kunjungan wisatawan tersebut belum diikuti penyelenggaraan event besar oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Kepala Dinas Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Simalungun, Franky Purba, mengatakan belum ada event besar yang digelar pihaknya di Parapat sepanjang tahun ini.

“Belum ada kita laksanakan event besar di Parapat,” kata Franky, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari efisiensi anggaran. Salah satu kegiatan yang sebelumnya rutin digelar, yakni “Sabtu Seru” setiap akhir pekan di RTP Pantai Bebas Parapat, juga dihentikan.

“Sebelumnya pernah kita laksanakan ‘Sabtu Seru’ setiap akhir pekan di RTP Parapat, tapi sekarang tidak ada lagi karena efisiensi,” ujarnya.

Meski begitu, aktivitas wisata di Parapat tetap diupayakan berjalan. Disbudparekraf masih memberikan dukungan terhadap sejumlah kegiatan yang digelar bersama organisasi di kawasan tersebut.

“Ada beberapa event yang kita dukung juga pelaksanaannya di Parapat dengan menggandeng organisasi-organisasi,” katanya.

Franky berharap kegiatan dengan skala lebih besar dapat kembali digelar di Parapat pada tahun depan. Rencana itu, kata dia, masih menunggu persetujuan anggaran.

“Mungkin tahun depan ada (event) di sana, semoga disetujui anggarannya,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN