Kabut Tebal di Danau Toba, Jarak Pandang 1-5 Km dan Nakhoda Diminta Waspada

Kondisi kabut di sekitar Danau Toba. (Foto: Indra/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID (7/10/2026) – Sejumlah wilayah perairan Danau Toba terpantau memiliki jarak pandang antara 1 hingga 5 kilometer akibat kabut, Rabu (7/10/2026). Namun demikian, aktivitas pelayaran masih berlangsung normal.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan bersama KSOPP Danau Toba. Nakhoda kapal diminta tidak mengabaikan kondisi jarak pandang saat menjalankan pelayaran.
Plt. Kepala KSOPP Danau Toba sekaligus Koordinator KSOP Utama Belawan, Torra Hasugian, mengatakan kondisi perairan masih memungkinkan kapal beroperasi.
"Pelayaran masih berjalan normal hingga malam ini. Namun, dengan jarak pandang 1 sampai 5 kilometer, nakhoda harus meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan pelayaran dengan kondisi perairan," katanya, Rabu sore.
Ia menyebut jarak pandang menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan nakhoda. Kapal yang berpapasan, menyusul, maupun melintas di jalur yang sama membutuhkan perhatian lebih ketika jarak pandang terbatas.
Nakhoda juga diminta menjalankan Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut (P2TL). Kecepatan kapal dan jarak dengan kapal lain harus disesuaikan dengan kondisi di sekitar.
"P2TL harus tetap diterapkan. Nakhoda harus memperhatikan kondisi sekitar, menjaga jarak aman dan mengatur kecepatan sesuai situasi yang dihadapi," ujarnya.
Torra mengatakan kondisi jarak pandang tidak bisa hanya diperhatikan saat kapal berangkat. Perubahan cuaca selama perjalanan dapat membuat kondisi perairan berubah.
Karena itu, awak kapal diminta terus memantau keadaan di sekitar kapal dan memastikan prosedur keselamatan tetap dijalankan. KSOP juga tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas kapal yang melintas di perairan Danau Toba.
PREVIOUS ARTICLE
Bapemperda DPRD Siantar Tindak Lanjuti 7 Ranperda, Tunggu Kesepakatan Pimpinan dan Fraksi















































