Tegur Ucapan Kasar, Remaja 16 Tahun Jadi Korban Pengeroyokan di Medan

Tangkapan layar salah satu pelaku memukul IW di lokasi. (foto: dokumentasi korban/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Seorang remaja berinisial IW menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di Taman Kebun Bunga, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (1/8/2026). Pengeroyokan terjadi saat remaja berusia 16 Tahun itu sedang bermain skateboard di lokasi.
Kepada Mistar, IW mengaku dipukul di bagian wajah dan bagian sensitifnya ditendang. "Saya lagi latihan skateboard sama kawan. Pas lagi enak latihan tiba-tiba ada bola kaki masuk ke area kateboard park. Terus yang punya minta diambilin. Tapi kata-katanya nggak enak, kasar gitu," ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, pemilik bola kaki tersebut merupakan warga sekitar. Mendengar ucapan tersebut, IW dan temannya mengingatkan pemilik bola agar tak mengeluarkan kata kasar dan kotor. Meski begitu, salah satu rekan IW tetap mengambilkan bola dan melemparkannya ke arah pemilik.
"Kami bilang, kalau minta tolong bagus lah kata-katanya. Jangan pakai bahasa kotor. Terus bola diambil kawan dan dilempar ke mereka. Tapi lemparannya nggak nyampe, balik lagi ke area skateboard," katanya.
Melihat itu, pemilik bola kembali melontarkan kata-kata kotor ke IW dan temannya. Perdebatan pun terjadi hingga salah seorang perempuan, diduga orang tua pemilik bola ikut menghampiri IW dan diduga mengajak para pemuda setempat.
"Di situ kami dipukuli rame-rame. Banyak juga yang merekam pemukulan itu," ucapnya.
Sementara orang tua IW, Fahmy mengaku tak terima dengan peristiwa yang dialami anaknya. Ia berencana melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru. "Identitas orang yang memukul anak saya satu orang sudah kami ketahui," kata pria yang tinggal di Medan Johor itu.
PREVIOUS ARTICLE
PT Medan Perkuat Vonis Seumur Hidup Kurir 22 Kg Sabu yang Ditangkap di Supermarket IrianBERITA TERPOPULER

Pria yang Disebut Terlibat Pungli di Tol Dolok Merawan Bantah Tuduhan, Mengaku Kecewa Dipublikasikan





BERITA TERPOPULER

Pria yang Disebut Terlibat Pungli di Tol Dolok Merawan Bantah Tuduhan, Mengaku Kecewa Dipublikasikan



















