KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Nakhoda Hilang Kontak Usai Melapor

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura. (foto: istimewa/mistar)
Sumenep, MISTAR.ID – KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Madura, tepatnya di wilayah Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Kapal yang mengangkut 250 penumpang itu kini menjadi fokus operasi penyelamatan oleh tim SAR dan instansi terkait.
Informasi mengenai insiden tersebut pertama kali beredar melalui video di media sosial. Rekaman berdurasi sekitar 35 detik memperlihatkan kepulan asap hitam membumbung dari salah satu sisi kapal hingga menyelimuti sebagian badan kapal.
Dalam video yang sama, para penumpang tampak telah mengenakan jaket pelampung berwarna oranye dan berkumpul di dek bagian depan. Beberapa lainnya terlihat berada di bagian atas kapal sambil menunggu proses evakuasi. Berdasarkan informasi yang diterima dari salah seorang pendengar Radio Suara Surabaya, kapal saat itu berada di perairan Sumenep.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. "Benar, terjadi kebakaran pada kapal penumpang tujuan Surabaya–Makassar pagi tadi," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku belum menerima laporan rinci mengenai penyebab maupun kondisi terkini kapal. Yang dipastikan, kapal tersebut berangkat dari Surabaya dengan membawa penumpang.
KM Mutiara Sentosa 2 merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal sepanjang 160 meter dengan lebar 25 meter itu melayani pelayaran reguler dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar dengan waktu tempuh sekitar 40 jam.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan laporan pertama diterima dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Selang satu menit kemudian, PT ALP juga menghubungi SAR Surabaya dan melaporkan bahwa kapal yang membawa sekitar 250 penumpang dan kru mengalami kebakaran di perairan utara Madura.
Menurut Nanang, informasi awal diperoleh langsung dari nakhoda kapal. Namun setelah menyampaikan laporan darurat, komunikasi dengan nakhoda tiba-tiba terputus.
"Pihak perusahaan menerima informasi dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah itu, nakhoda tidak dapat dihubungi kembali," katanya.
Putusnya komunikasi membuat kondisi di lokasi sempat tidak dapat dipastikan. SAR Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk melacak posisi kapal, sementara Pos SAR Sumenep menghubungi kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget.
Hasil koordinasi menunjukkan KM Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Saat itu kapal dilaporkan hampir seluruhnya dilalap api, sedangkan para penumpang bertahan di anjungan dan haluan sambil menunggu bantuan.
Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi tidak dapat merapat karena mempertimbangkan risiko muatan yang mudah terbakar. Sebaliknya, kapal tunda TB Hasnur 26 menyatakan siap mendekati lokasi untuk membantu proses evakuasi.
SAR Surabaya juga mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat, sementara Pos SAR Sumenep mengoperasikan Rigid Inflatable Boat (RIB) guna mempercepat proses evakuasi.
Hingga laporan terakhir, upaya penyelamatan terhadap seluruh penumpang masih berlangsung. Tim SAR bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat.
BERITA TERPOPULER

Pria yang Disebut Terlibat Pungli di Tol Dolok Merawan Bantah Tuduhan, Mengaku Kecewa Dipublikasikan





BERITA TERPOPULER

Pria yang Disebut Terlibat Pungli di Tol Dolok Merawan Bantah Tuduhan, Mengaku Kecewa Dipublikasikan



















