Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Remaja di Nabire Rencanakan Pembunuhan Mantan Pacar, Korban Ditemukan Tewas Terbakar

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 15.52 WIB
remaja_di_nabire_rencanakan_pembunuhan_mantan_pacar_korban_ditemukan_tewas_terbakar

Remaja A (14) membakar mantan pacarnya CK (15) di Nabire. Pelaku takut aibnya terungkap. (Foto: Polres Nabire/Mistar)

news_banner

Nabire, MISTAR.ID - Seorang remaja laki-laki berinisial A (14) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, diduga menghabisi nyawa mantan kekasihnya, CK (15), dengan cara membakar korban. Polisi menyebut aksi tersebut diduga telah direncanakan karena pelaku takut rahasianya terbongkar.

Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek mengatakan, pelaku dan korban sempat berpacaran pada Mei 2026. Dalam masa hubungan itu, keduanya pernah bertemu di sebuah penginapan dan melakukan hubungan intim atas dasar suka sama suka.

"Pelaku dan korban melakukan hubungan intim sebanyak satu kali tanpa ada paksaan," ujar Piter dalam keterangannya dilansir, Minggu (2/8/2026).

Hubungan keduanya berakhir pada Juni 2026 setelah pelaku menjalin kedekatan dengan perempuan lain di sekolahnya. Menurut polisi, korban tidak menerima keputusan tersebut dan mengancam akan menceritakan hubungan mereka kepada orang tua pelaku. "Korban mengancam akan menyampaikan kepada orang tua pelaku bahwa mereka pernah melakukan hubungan badan," kata Piter.

Ancaman itu disebut membuat pelaku panik. Polisi mengungkapkan pelaku sempat terpikir untuk mengakhiri hidupnya, namun mengurungkan niat tersebut karena memikirkan keluarganya. Setelah itu, pelaku memilih memutus komunikasi dengan memblokir nomor WhatsApp korban.

Belakangan, korban meminta teman-temannya menyampaikan pesan agar pelaku membuka blokir tersebut. Dari situlah, menurut penyidik, muncul dugaan niat pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Pelaku kemudian menghubungi korban dan mengajaknya bertemu dengan alasan ingin bertemu untuk terakhir kalinya. Saat menuju lokasi pertemuan, pelaku diduga telah membawa satu botol minyak tanah dan sebilah pisau dapur yang disimpan di dalam jok sepeda motor.

Setibanya di lokasi, pelaku sempat diduga berusaha menyerang korban menggunakan pisau. Korban berhasil melarikan diri, sementara pelaku terus mengikuti dari belakang.

Korban akhirnya bersedia mendekati pelaku setelah meminta pisau tersebut dibuang. Polisi menyebut, ketika korban lengah, pelaku mendorong korban ke semak-semak hingga terjatuh, kemudian mencekiknya sampai tidak berdaya.

Setelah korban tak lagi melawan, pelaku diduga menyiramkan minyak tanah ke tubuh korban lalu membakarnya menggunakan korek api yang telah dipersiapkan sebelumnya. Jenazah korban ditemukan warga di Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere, Kabupaten Nabire, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIT dalam kondisi terbakar.

Tim Identifikasi Polres Nabire segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit. Proses identifikasi sempat mengalami kendala karena kondisi wajah korban hangus terbakar, sehingga polisi menggunakan sidik jari serta berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Identitas korban akhirnya dipastikan setelah pihak keluarga datang.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan sejumlah alat bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan korban bersama seorang pria sebelum kejadian.

"Kurang dari 1x24 jam pelaku berhasil diamankan. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIT dan sekitar pukul 03.00 WIT pelaku sudah kami tangkap," ujar Piter.

Saat ini penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang dugaan pembunuhan berencana. Karena pelaku masih berusia di bawah umur, proses hukum akan mengacu pada ketentuan dalam sistem peradilan pidana anak.

"Komitmen kami bersama Kapolres, perkara ini akan diproses secara profesional. Seluruh alat bukti yang dikumpulkan mengarah pada dugaan adanya unsur perencanaan," tutur Piter.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN