Friday, August 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Picu Pemadaman Listrik Massal di Siantar

Mistar.idJumat, 21 Agustus 2026 pukul 22.50 WIB
hujan_deras_disertai_angin_kencang_picu_pemadaman_listrik_massal_di_siantar

Beberapa rumah warga yang masih mengalami pemadaman mati listrik. (foto: abdi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pematangsiantar, Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya, sejumlah kawasan pemukiman dan pusat aktivitas masyarakat mengalami pemadaman listrik total. Area yang terdampak cukup luas.

Pemadaman meliputi kawasan Jalan Asahan, Jalan Nusa Indah, Marihat Baris, Kompleks Megaland, lalu meluas ke pusat kota di Jalan Sutomo, serta Markas Polres Pematangsiantar.

Selain itu, gangguan juga meluas mulai dari Simpang PMM, Jalan Tarutung, hingga sepanjang koridor Jalan Medan.

Beberapa rumah warga yang masih mengalami pemadaman mati listrik. (foto: abdi/mistar)

Kepala PLN ULP Siantar Kota, Jano Marbun, membenarkan adanya gangguan massal ini. Ia mengatakan, cuaca buruk yang terjadi membuat beberapa ranting dan pohon tumbang. Ranting dan pohon itu jatuh ke kabel jaringan distribusi PLN.

"Tadi setelah hujan dan angin kencang, beberapa ranting pohon tumbang lalu menimpa jaringan kita. Itu yang membuat pasokan listrik terputus," ujarnya.

Untuk mencegah risiko bahaya bagi warga, tim teknis PLN langsung mengambil langkah pengamanan di titik-titik rawan. Banyaknya lokasi gangguan menjadi tantangan bagi petugas di lapangan. Proses pemulihan pun memerlukan waktu dan dilakukan secara bertahap.

"Kita mulai dengan mengamankan jaringan lebih dulu. Karena ada banyak titik gangguan, pemulihan total memang butuh waktu," ujarnya.

Meski demikian, Jano memastikan penanganan jalur utama listrik sudah berhasil diselesaikan dengan baik. Saat ini, petugas fokus memeriksa sisa-sisa gangguan kecil yang masih dialami warga secara individu.

"Untuk jaringan utama sudah pulih sepenuhnya. Sekarang hanya ada gangguan pada satu atau dua rumah warga yang sedang ditangani. Gangguannya hanya kecil-kecil saja," ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN