Jelang Idulfitri, TPID Siantar Awasi Harga Ayam di Pasar Dwikora dan Horas

Aktivitas pedagang daging ayam di Pasar Dwikora, Kota Pematangsiantar. (Foto: Dokumentasi Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama Bank Indonesia melakukan langkah pengendalian inflasi guna menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasaran.
Berdasarkan hasil pemantauan terhadap sejumlah bahan pokok penting, harga daging ayam ras mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak pada daya beli masyarakat menjelang perayaan Idulfitri yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan bahan pangan.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, Herbet Aruan, menyampaikan untuk menjaga bahan pangan dari inflasi dilakukan pemantauan dan intervensi pasar, serta menetapkan enam toko sebagai lokasi pelaksanaan program stabilisasi harga.
"Untuk menekan kenaikan harga itu maka dipilihlah tiga toko di Pasar Dwikora dan tiga toko di Pasar Horas sebagai tempat intervensi dengan harapan harga tetap bisa stabil," ujar Herbet Aruan saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).
Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap harga daging ayam ras dapat terkendali sehingga masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar di periode menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sebelumnya, Herbet Aruan juga menyampaikan pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan harga sembako di berbagai pasar tradisional maupun pusat distribusi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali serta tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
"Kami selalu mengimbau agar pedagang tidak menjual di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah," katanya.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Apabila dalam pemantauan ditemukan pedagang menjual komoditas di atas HET, petugas tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga menawarkan solusi.
"Bila kami menemukan ada pedagang menjual di atas HET, kami arahkan agar mereka bermitra dengan Bulog," ucapnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Minyak Melandai, Rupiah dan IHSG Menguat Tipis Hari Ini






















