FOZ Sumut Ajak Lembaga Zakat Kolaborasi untuk Beasiswa 70 Anak dan Rumah Singgah Pasien

FOZ Sumut Ajak Lembaga Zakat Kolaborasi untuk Beasiswa 70 Anak dan Rumah Singgah Pasien
Medan, MISTAR.ID – Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara mendorong 20 lembaga zakat di Sumut untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat kolaborasi FOZ Sumut yang mengusung tema "Bersinergi Menguatkan Gerakan Zakat, Mewujudkan Dampak yang Berkelanjutan". Kegiatan berlangsung di Aula Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi, Medan, Selasa (15/9/2026).
Ketua FOZ Sumut, Sulaiman SHI MH, mengatakan kerja sama antar organisasi pengelola zakat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memastikan penyalurannya mampu menghasilkan manfaat yang lebih luas.
Menurutnya, sinergi antar lembaga akan membuat berbagai program sosial dapat dilaksanakan secara lebih terarah, berkelanjutan, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Kolaborasi menjadi penting agar potensi zakat yang ada dapat kita kelola bersama secara lebih optimal. Dengan bersinergi, program yang dijalankan diharapkan memiliki dampak yang lebih luas dan berkelanjutan," kata Sulaiman saat membuka kegiatan.
Salah satu agenda yang dibahas yakni dukungan pendidikan bagi 70 anak di Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi.
Direktur Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi, Ikhsan Ibrahim Pohan, SKM., M.Kes., hadir langsung untuk memaparkan kebutuhan program beasiswa tersebut. Ia berharap lembaga zakat dapat mengambil bagian dalam memastikan keberlangsungan pendidikan para penerima manfaat.
Ikhsan menjelaskan, program beasiswa tersebut merupakan bagian dari upaya membantu anak-anak agar tetap memiliki akses terhadap pendidikan serta kesempatan mengembangkan kemampuan mereka.
"Kami mengajak lembaga zakat untuk bersama-sama membantu mereka agar kesempatan belajar dan mengembangkan potensi tidak terhenti," katanya.
Selain bidang pendidikan, FOZ Sumut juga menawarkan program Rumah Singgah Pasien sebagai salah satu bentuk kolaborasi sosial antarlembaga zakat.
Program ini dipaparkan Ketua Program Bidang III FOZ Sumut Bidang Sinergi dan Kolaborasi, Koko.
Rumah Singgah Pasien nantinya diperuntukkan bagi pasien maupun anggota keluarga yang membutuhkan tempat tinggal sementara ketika harus menjalani pengobatan di luar daerah asal.
Program tersebut dinilai penting untuk membantu mengurangi beban pasien dan keluarga, khususnya mereka yang harus menjalani perawatan atau pengobatan rujukan dalam waktu tertentu.
Koko menyebut keberadaan rumah singgah membutuhkan dukungan bersama agar dapat direalisasikan dan memberikan manfaat secara optimal.
"Rumah Singgah Pasien merupakan bentuk kepedulian kita kepada pasien dan keluarga yang membutuhkan tempat tinggal selama menjalani pengobatan rujukan seperti di RS Adam Malik. Karena itu, kami mengajak lembaga zakat untuk berkolaborasi agar program ini dapat diwujudkan dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat,”ucapnya.
Dukungan terhadap agenda kolaborasi tersebut juga disampaikan Ketua Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi, Dra. Hj. Marlina Rusdi Nasution, M.Fis.
Ia menilai forum yang mempertemukan berbagai lembaga zakat menjadi langkah positif untuk menyatukan potensi dan sumber daya dalam menjalankan program sosial.
"Kolaborasi seperti ini penting karena mempertemukan berbagai potensi untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," tuturnya.
Rapat Kolaborasi FOZ Sumut yang diikuti 20 lembaga zakat tersebut ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama. Selanjutnya, masing-masing lembaga akan menindaklanjuti sejumlah program yang telah dibahas dalam pertemuan tersebut.









































