Sunday, September 13, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Sunderland vs Arsenal: Raya Selamatkan The Gunners, Bruno Bikin Stadium of Light Terdiam

Mistar.idMinggu, 13 September 2026 pukul 08.03 WIB
sunderland_vs_arsenal_raya_selamatkan_the_gunners_bruno_bikin_stadium_of_light_terdiam

David Raya berhasil menyelamatkan gawangnya. (foto:imago via fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (13/9/2026) — Sunderland vs Arsenal berakhir 0-2 di Stadium of Light. Namun, kemenangan The Gunners jauh dari kata mudah. David Raya menggagalkan penalti Enzo Le Fée, Bruno Guimarães mencetak gol spektakuler, dan Bukayo Saka memastikan tiga poin lewat penalti di masa injury time.

Arsenal kembali menunjukkan mental juara.

Menghadapi Sunderland pada pekan ke-4 Premier League 2026/2027, Arsenal harus bekerja keras sebelum akhirnya menang 2-0, Minggu (13/9/2026) dini hari WIB.

Sunderland sempat memiliki peluang emas untuk mengubah jalannya pertandingan. Penalti Enzo Le Fée pada awal babak kedua seharusnya menjadi momentum tuan rumah.

Namun, David Raya berkata lain.

Kiper Arsenal itu menepis tendangan Le Fée hingga bola membentur tiang. Hanya 121 detik kemudian, Bruno Guimarães mengubah skor menjadi 1-0 lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Momentum pertandingan pun berbalik total.

David Raya Jadi Pembeda

Sunderland tampil agresif dan membuat Arsenal tidak nyaman sepanjang pertandingan. Bahkan, statistik menunjukkan tuan rumah melepaskan 12 tembakan berbanding 11 milik Arsenal.

Namun, efektivitas dan ketenangan Arsenal kembali menjadi pembeda.

Penyelamatan Raya terhadap penalti Le Fée menjadi titik balik terbesar. Menariknya, itu merupakan penyelamatan penalti pertamanya di Premier League musim ini.

Tanpa penyelamatan tersebut, Arsenal berpotensi menghadapi pertandingan yang jauh lebih sulit.

Raya bukan sekadar menjaga gawang Arsenal tetap aman. Ia menjaga momentum kemenangan tetap hidup.

Bruno Guimarães Bikin Stadium of Light Terdiam

Jika Raya menyelamatkan Arsenal, Bruno Guimarães menjadi pemain yang menghukum Sunderland.

Gelandang Brasil itu masuk pada awal babak kedua dan hanya membutuhkan waktu singkat untuk memberikan dampak.

Menerima bola dari Declan Rice, Bruno melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang menghujam sudut atas gawang Sunderland.

Gol pada menit ke-58 tersebut merupakan gol pertama Bruno Guimarães untuk Arsenal.

Yang membuat gol itu semakin spesial adalah latar belakang sang pemain.

Bruno pernah menjadi kapten Newcastle United, rival berat Sunderland. Tak heran jika kehadirannya mendapat sambutan keras dari publik Stadium of Light.

Respons Bruno?

Satu gol indah yang membuat stadion terdiam.

Saka Tutup Drama dengan Penalti

Sunderland masih mencoba mencari gol penyeimbang setelah tertinggal.

Namun, perjuangan mereka berakhir pada masa injury time.

Bukayo Saka dijatuhkan Reinildo Mandava di kotak penalti. Reinildo menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.

Saka kemudian maju sebagai eksekutor.

Tidak ada kesalahan.

Tendangan Saka memastikan Arsenal menang 2-0 sekaligus menjaga start sempurna mereka di Premier League.

Arsenal Menang, tetapi Ini Bukan Kemenangan Biasa

Kemenangan atas Sunderland menunjukkan sisi Arsenal yang berbeda.

The Gunners tidak selalu mendominasi lawan. Mereka justru harus menghadapi pertandingan fisik, tekanan suporter tuan rumah, penalti kontroversial, dan sejumlah peluang Sunderland.

Tetapi Arsenal mampu bertahan, menunggu momentum, lalu menghukum lawan ketika kesempatan datang.

Itulah salah satu karakter yang dibutuhkan untuk mempertahankan gelar.

Opta mencatat Arsenal memenangi 15 dari 17 duel udara di area pertahanan sendiri, termasuk seluruh duel udara yang terjadi di kotak penalti mereka.

Artinya, kemenangan ini bukan hanya soal keberuntungan.

Arsenal menunjukkan organisasi pertahanan dan mentalitas untuk melewati laga sulit.

Arteta Makin Punya Alasan Percaya Diri

Kemenangan ini membuat Arsenal meraih empat kemenangan dari empat pertandingan Premier League.

Lebih jauh lagi, The Gunners telah memenangkan sembilan pertandingan Premier League secara beruntun, menurut Opta.

Namun, tantangan mempertahankan gelar tentu masih panjang.

Yang menarik adalah Arsenal mulai menunjukkan kemampuan memenangkan pertandingan dengan berbagai cara: melalui kualitas individu, pertahanan solid, pergantian pemain yang tepat, hingga ketenangan dalam situasi tekanan.

Laga Sunderland menjadi contoh terbaru.

David Raya menyelamatkan. Bruno Guimarães mengubah pertandingan. Bukayo Saka mengunci kemenangan.

Arsenal pulang dari Stadium of Light dengan tiga poin dan satu pesan penting untuk para pesaingnya: The Gunners belum kehilangan mental juara.

Sorotan Unggulan

- David Raya menggagalkan penalti Enzo Le Fée yang bisa mengubah pertandingan.

- Bruno Guimarães mencetak gol pertamanya untuk Arsenal hanya 121 detik setelah penyelamatan Raya.

- Bukayo Saka menutup kemenangan 2-0 lewat penalti di masa injury time.

- Arsenal meraih empat kemenangan beruntun di Premier League.

- Arsenal kini memiliki sembilan kemenangan Premier League secara beruntun, menurut Opta.

Fakta Menarik

Gol Bruno Guimarães menjadi semakin menarik karena ia pernah menjadi kapten Newcastle United, rival Sunderland. Ia justru mencetak gol debut Arsenal di Stadium of Light setelah mendapat sambutan keras dari suporter tuan rumah.

(optaanaluyst/reuters/epl/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN