Friday, August 14, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Misionaris AS Dibebaskan Setelah 9 Bulan Disandera di Niger

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 17.08 WIB
misionaris_as_dibebaskan_setelah_9_bulan_disandera_di_niger

Kevin Rideout. (foto: ap via timesnownews)

news_banner

Niamey, MISTAR.ID - Misionaris asal Amerika Serikat (AS), Kevin Rideout, akhirnya dibebaskan setelah lebih dari sembilan bulan menjadi sandera di Niger. Rideout kini berada dalam penanganan pejabat AS dan dilaporkan dalam kondisi sehat.

Kabar pembebasan tersebut dikonfirmasi organisasi misionaris tempat Rideout bekerja, Serving in Mission (SIM) International, Jumat (14/8/2026).

"Kami bersyukur dapat mengonfirmasi bahwa sahabat baik dan saudara kami dalam Kristus, Kevin Rideout, telah dibebaskan setelah lebih dari sembilan bulan dalam penawanan," kata Direktur SIM International, Phil Bauman, seperti dilansir CNN, Jumat (14/8/2026).

SIM menyebut Rideout dalam kondisi sehat dan akan segera dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Rideout diculik di luar rumahnya di Niamey, ibu kota Niger, pada 21 Oktober 2025. Ia bekerja untuk SIM, organisasi misionaris Kristen yang berbasis di Charlotte, AS, dan beroperasi di lebih dari 70 negara.

Saat penculikan terjadi, tiga pria tak dikenal membawa Rideout menuju wilayah Tillaberi di Niger bagian barat. Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu kawasan aktivitas kelompok militan.

Sehari setelah penculikan, Kedutaan Besar AS di Niger memperingatkan meningkatnya ancaman penculikan dan memperketat aturan keamanan bagi personel kedutaan.

New York Times, yang pertama kali memberitakan pembebasan Rideout, melaporkan ia berada dalam penanganan FBI. Kondisi kesehatannya disebut baik berdasarkan foto yang sebelumnya digunakan sebagai bukti bahwa ia masih hidup.

Namun, belum diketahui secara pasti kapan dan bagaimana Rideout dibebaskan. Identitas kelompok yang menahannya selama sembilan bulan juga belum terungkap. FBI menolak memberikan komentar terkait pembebasan tersebut.

Niger dalam beberapa tahun terakhir menghadapi peningkatan serangan kelompok militan yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan ISIS. Serangan terutama terjadi di kawasan perbatasan Niger, Mali, dan Burkina Faso serta wilayah selatan yang berbatasan dengan Nigeria.

Pada Mei lalu, pasukan AS dan Nigeria dilaporkan menewaskan komandan senior ISIS, Abu-Bilal al-Minuki.

Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, dan Pentagon belum memberi keterangan lebih lanjut terkait pembebasan Rideout. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN