Hubungan Kesehatan Gusi dengan Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Ilustrasi gusi dan jantung (Foto: AI)
Pematangsiantar, MISTAR.ID - Kesehatan jantung tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan, aktivitas fisik, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Kondisi kesehatan mulut, terutama gusi, juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara penyakit gusi atau penyakit periodontal dengan risiko penyakit kardiovaskular. Keterkaitan ini menjadi perhatian karena penyakit gusi merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang banyak dialami masyarakat.
Momentum Hari Jantung Sedunia yang diperingati setiap 29 September dapat menjadi pengingat untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk kesehatan gigi dan gusi.
Bagaimana Kesehatan Gusi Berkaitan dengan Jantung?
Penyakit periodontal merupakan infeksi dan peradangan yang menyerang jaringan di sekitar gigi. Kondisi ini dapat membuat gusi mengalami pembengkakan, mudah berdarah, dan terasa sakit.
Ketika terjadi peradangan pada gusi, bakteri dari rongga mulut berpotensi masuk ke aliran darah. Kondisi tersebut kemudian dapat memicu respons peradangan di bagian tubuh lainnya.
Proses peradangan menjadi salah satu hal yang diteliti dalam hubungan antara penyakit periodontal dan penyakit kardiovaskular.
Namun, penting untuk memahami bahwa kaitan tersebut belum berarti penyakit gusi secara langsung menyebabkan penyakit jantung.
American Heart Association (AHA) menyebut hubungan antara penyakit periodontal dan penyakit kardiovaskular masih terus diteliti. Karena itu, faktor lain yang dapat memengaruhi kedua kondisi tersebut juga perlu diperhatikan.
Faktor Risiko yang Bisa Sama
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa penyakit mulut dan sejumlah penyakit tidak menular memiliki beberapa faktor risiko yang sama.
Faktor tersebut antara lain konsumsi gula berlebihan, penggunaan tembakau, konsumsi alkohol, serta kebersihan mulut yang buruk.
Kesamaan faktor risiko ini dapat menjadi salah satu penjelasan mengapa penyakit gusi dan penyakit kardiovaskular dapat ditemukan pada kelompok yang sama.
Dengan demikian, menjaga kesehatan gusi bukan hanya berkaitan dengan kondisi gigi dan mulut, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan.
Diabetes Juga Berkaitan dengan Kesehatan Gusi
Hubungan antara kesehatan gusi dan kondisi kesehatan lainnya juga terlihat pada diabetes.
Orang dengan diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit periodontal. Di sisi lain, penyakit periodontal dapat membuat pengelolaan diabetes menjadi lebih sulit.
Diabetes sendiri merupakan salah satu kondisi yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Karena itu, menjaga kesehatan gusi menjadi semakin penting bagi orang yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes.
Cara Menjaga Kesehatan Gusi
Menjaga kesehatan gusi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. WHO menganjurkan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride.
Selain itu, konsumsi gula perlu dibatasi dan penggunaan produk tembakau sebaiknya dihindari. Pemeriksaan gigi secara rutin juga dapat membantu mendeteksi masalah pada gigi dan gusi lebih awal.
Kebiasaan tersebut tidak dapat dianggap sebagai cara tunggal untuk mencegah penyakit jantung. Namun, menjaga kebersihan mulut merupakan bagian dari upaya mempertahankan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Jangan Abaikan Kondisi Gusi
Gusi yang sering berdarah, membengkak, terasa nyeri, atau mengalami masalah lain sebaiknya tidak diabaikan. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan gigi dapat membantu mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.
Pada Hari Jantung Sedunia, perhatian terhadap kesehatan jantung juga dapat diperluas dengan menjaga kesehatan mulut.
Meski hubungan antara penyakit gusi dan penyakit jantung masih terus diteliti dan belum membuktikan hubungan sebab-akibat langsung, menjaga kesehatan gusi tetap penting sebagai bagian dari pola hidup sehat.









































