Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Bisa Terjadi di Semua Daerah, Faktor Gizi Berpengaruh

Wakil Ketua II IDAI Cabang Sumut, dr Hafaz Zakky Abdillah, M.Ked(Ped), Sp.A, Subsp. Kardio(K). (foto:berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID (28/9/2026) - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan jika kasus Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak bisa terjadi di mana pun.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua II IDAI Cabang Sumut, dr Hafaz Zakky Abdillah, M.Ked(Ped), Sp.A, Subsp. Kardio(K), jika kasus PJB pada anak bisa muncul di mana saja.
“Sporadis atau kejadiannya tidak tentu maupun bisa dijumpai di mana saja tanpa pola yang tetap, baik di wilayah perkotaan maupun di daerah terpencil,” ujarnya kepada Mistar, Senin (28/9/2026).
Lebih lanjut, Hafaz mengatakan tidak ada yang menyebutkan bahwa di daerah kota lebih banyak dibandingkan di daerah yang jauh dari akses pelayanan kesehatan.
Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU) itu mengatakan bahwa kasus PJB yang dialami bayi salah satunya karena faktor gizi.
“Kalau kita ngomongin tentang faktor risiko, gizi menjadi salah satu faktor risiko (PJB pada bayi) dan untuk penyebab pastinya kita masih belum tahu karena apa,” ucapnya.
Ia pun menyebut bahwa dugaan makanan cepat saji yang dikonsumsi ibu hamil saat mengandung bayinya belum bisa dibuktikan secara nyata apakah menjadi penyebab anak mengalami PJB. (hm27)








































