Komisi III DPR RI Desak Polda Sumut Usut Tuntas Kematian Winda Lorenza Gowasa

Komisi III DPR RI Desak PoldaKetua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, saat mengatakan akan memanggil pihak Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan keluarga Winda dalam video yang diunggahnya. (f: Instagram Habiburokhman/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Kasus kematian Winda Lorenza Gowasa semakin menarik perhatian publik. Komisi III DPR RI juga tak luput merespons kematian perempuan berusia 31 tahun itu.
Dalam video yang beredar, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa pihaknya mencermati dengan saksama kasus tersebut. Bahkan, ia mendesak Polda Sumut dan Polrestabes Medan untuk mengusut tuntas perkara tersebut.
"Mengingat adanya keraguan dan kejengkelan yang dirasakan oleh pihak keluarga korban, maka Komisi III mendesak Polda Sumatera Utara, termasuk Polrestabes Medan beserta seluruh jajaran yang menangani perkara ini untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan. Jangan ada sedikit pun fakta yang ditutup-tutupi dan jangan membuat kesimpulan yang sembarangan, apalagi tergesa-gesa," ucapnya dalam video yang beredar.
Menurutnya, proses penyelidikan dan penyidikan sejatinya dilakukan secara objektif, profesional, dan berbasis pendekatan ilmiah. Komisi III pun, dikatakannya, akan mengawal kasus ini hingga selesai.
Bahkan, politikus Partai Gerindra itu menegaskan akan memanggil pihak-pihak terkait pada Selasa (11/8/2026) untuk mendengarkan pendapat mereka secara keseluruhan.
"Kami Komisi III DPR RI akan mengawal kasus ini. Kami juga akan memanggil pihak Polda Sumatera Utara, pihak Polrestabes Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan rapat dengar pendapat umum," ujarnya mengakhiri.
Terpisah, pihak Polda Sumatera Utara ketika dimintai tanggapannya melalui Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan belum memberikan jawaban. Begitu pula pihak keluarga Winda Lorenza Gowasa melalui kuasa hukumnya, Paul JJ Tambunan, yang juga belum memberikan jawaban.
"Sebentar, saya masih ibadah. Nanti saya hubungi," ujarnya.


















