Thursday, September 24, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Viral Kabar Demo Hari Ini? 11 Tuntutan Buruh di Aksi Damai Sudirman-Thamrin

Mistar.idKamis, 24 September 2026 pukul 09.02 WIB
viral_kabar_demo_hari_ini_11_tuntutan_buruh_di_aksi_damai_sudirmanthamrin_

Ilustrasi, rencana aksi damai buruh hari ini Sudirman-Thamrin, Jakarta. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (24/9/2026) - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea (KSPSI AGN) bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi damai di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Aksi membawa 11 tuntutan terkait kesejahteraan dan perlindungan hak pekerja.

Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea mengatakan tuntutan mencakup pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, PKWT, pekerja platform, pesangon, hingga cuti haid dan pemagangan.

"Pokoknya soal pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, PKWT, pekerja platform, jaminan pesangon, cuti haid juga, pemagangan," ujar Andi Gani dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).

Aksi ini menjadi pengingat bagi pemerintah dan DPR RI agar memperhatikan kepentingan buruh dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan.

"Kami berharap aksi ini menjadi pengingat bahwa undang-undang ini sedang ditunggu kaum buruh," tegasnya.

Massa akan bergerak dari Semanggi menuju Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Menara UOB, dengan menggunakan sepeda motor.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional.

"Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi untuk mempertimbangkan jalur alternatif agar perjalanan tetap nyaman dan lancar," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah, Rabu (23/9/2026).

Rute alternatif yang Disiapkan:

  1. Menuju Slipi/Tomang; Dari Simpang Semanggi: Jalan Sudirman - Jalan Bendungan Hilir - Jalan Pejompongan - Jalan Letjen S. Parman.
  2. Dari Jalan Gatot Subroto: Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Patal Senayan - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Letjen S. Parman.
  3. Menuju MonasDari Jakarta Barat: Jalan Tomang Raya - Jalan Suryopranoto - Lampu Merah Harmoni - Monas.
  4. Dari Jakarta Selatan: Jalan Kapten Tendean - Jalan HR Rasuna Said - Jalan HOS Cokroaminoto - Tugu Tani - Monas.
  5. Dari Jakarta Timur: Jalan Jatinegara - Jalan Kramat Raya - Tugu Tani - Monas.

Sebanyak 1.550 personel lalu lintas diterjunkan. Pengalihan arus tidak diberlakukan serta-merta, melainkan menyesuaikan kondisi lapangan dan jumlah massa.

Berikut 11 tuntutan buruh:

  1. Mewujudkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang pro buruh.
  2. Menjamin kepastian kerja, menghentikan eksploitasi outsourcing, karyawan kontrak, dan penyalahgunaan pemagangan.
  3. Menjamin upah layak dan bermartabat serta menghapus sistem koefisien nilai tertentu yang tidak jelas.
  4. Melindungi pekerja platform, termasuk pekerja media, ojek daring, dan pekerja terdampak transisi iklim.
  5. Menjamin hak pesangon dan mencegah PHK sepihak.
  6. Memperkuat kebebasan berserikat.
  7. Menjadikan keselamatan, kesehatan kerja, dan kesejahteraan pekerja sebagai tujuan utama pembangunan.
  8. Menegakkan sanksi hukum bagi perusahaan pelanggar hak buruh.
  9. Melindungi buruh perempuan, termasuk hak cuti haid tanpa syarat surat dokter.
  10. Memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan pekerja rentan.
  11. Menjalankan program peningkatan keterampilan dan alih keterampilan (upskilling dan reskilling) menghadapi otomatisasi.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat memantau informasi lalu lintas melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (Kompas.com/CNN/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN