Tuesday, August 11, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kasat Resnarkoba Baru Dilantik, Kapolres Samosir Tak Toleransi Polisi Terlibat Narkoba

Mistar.idSelasa, 11 Agustus 2026 pukul 11.24 WIB
kasat_resnarkoba_baru_dilantik_kapolres_samosir_tak_toleransi_polisi_terlibat_narkoba

Kompol Manumpak Hatorangan Sitorus dilantik sebagai Wakapolres Samosir dan Iptu Boy Alexander Hutasoit sebagai Kasat Resnarkoba Polres Samosir. (Foto: Pangihutan/Mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID – Pemberantasan narkotika menjadi salah satu pekerjaan utama yang langsung ditekankan Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan kepada pejabat baru yang dilantik di lingkungan Polres Samosir, Selasa (11/8/2026).

Dua pejabat yang dilantik yakni Kompol Manumpak Hatorangan Sitorus sebagai Wakapolres Samosir dan Iptu Boy Alexander Hutasoit sebagai Kasat Resnarkoba Polres Samosir.

Khusus kepada Boy Alexander Hutasoit, Kapolres meminta pengawasan terhadap jalur masuk dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Samosir agar semakin diperketat.

Menurut Rina, Samosir bukan merupakan wilayah produsen narkotika karena pada umunya barang terlarang tersebut berasal dari luar daerah. Iptu Boy diminta memutus jalur peredarannya di wilayah Samosir.

“Justru perlu dilakukan pengawasan dan penindakan secara maksimal terhadap setiap jaringan yang membawa dan mengedarkan narkotika ke wilayah Samosir,” tuturnya.

Peringatan tersebut juga berlaku bagi seluruh personel Polres Samosir. Rina tidak memberikan toleransi terhadap anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Jangan sekali-kali bermain-main dengan narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun terlibat dalam jaringan peredarannya. Hal ini berlaku bagi seluruh personel, baik bintara maupun perwira. Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkotika,” katanya.

Ia mengingatkan, aparat kepolisian seharusnya berada di garis depan dalam pemberantasan narkotika, bukan justru ikut masuk ke dalam jaringan peredarannya.

“Jangan sampai kita yang seharusnya memberantas narkotika justru terlibat di dalamnya,” sambung Rina.

Kepada Wakapolres dan Kasat Resnarkoba yang baru, Rina meminta segera memahami karakteristik wilayah serta dinamika tugas di Kabupaten Samosir.

“Saya berharap rekan-rekan dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah serta dinamika tugas di Polres Samosir,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kekeluargaan, kebersamaan dan soliditas antarpersonel. Namun, menurutnya, hubungan kekeluargaan tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan aturan.

“Kekeluargaan bukan berarti mengabaikan aturan, tetapi bagaimana kita dapat saling membantu, mengingatkan dan memberikan solusi ketika ada permasalahan,” ujarnya.

Rina meminta kedua pejabat baru menunjukkan hasil kerja yang terukur, profesional dan bertanggung jawab serta mendukung program prioritas Kapolda Sumatera Utara di wilayah hukum Polres Samosir.

“Kita tunjukkan kinerja nyata melalui pelaksanaan tugas yang terukur dan bertanggung jawab,” pesannya.

Sementara kepada istri Wakapolres Samosir yang dipercaya sebagai Pj. Ketua Bhayangkari Cabang Samosir, Rina berharap dapat membangun komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh anggota Bhayangkari serta mendukung kegiatan organisasi dan keharmonisan keluarga besar Polres Samosir.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN