Tuesday, August 11, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pesisir Medan Utara Diterjang Banjir Rob 2,5 Meter hingga Hari Kemerdekaan RI

Mistar.idSelasa, 11 Agustus 2026 pukul 11.35 WIB
pesisir_medan_utara_diterjang_banjir_rob_25_meter_hingga_hari_kemerdekaan_ri

Ilustrasi banjir rob. (Foto: Antara)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Wilayah pesisir Medan Utara diterjang banjir rob dengan ketinggian maksimal mencapai 2,5 meter hingga hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI), tepatnya 17 Agustus 2026.

Adapun wilayah-wilayah di Medan Utara yang dilanda banjir rob di antaranya ialah pesisir Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan. Hal ini diutarakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan.

"Banjir rob atau banjir pesisir diprediksi melanda wilayah pesisir Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan mulai hari ini, Selasa (11/8/2026), hingga Senin (17/8/2026) mendatang," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Nur Auliakhansa, dalam siaran pers yang diterima Mistar, Selasa (11/8/2026).

Dijelaskan Nur, banjir rob terjadi karena adanya aktivitas pasang air laut di perairan Belawan dan fenomena alam lainnya. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan agar senantiasa waspada dan melakukan upaya mitigasi terhadap banjir rob tersebut.

"Prediksi pasang di atas 2,3 meter terjadi pada pukul 02.00-05.00 WIB dan pukul 13.00-16.00 WIB dengan pasang tertinggi mencapai 2,5 meter yang diukur dari titik surut terendah. Untuk itu, masyarakat pesisir pantai diimbau waspada," ujarnya.

Menurut dia, banjir rob akan berdampak pada mobilitas dan aktivitas masyarakat di tiga kecamatan wilayah Medan Utara itu, seperti terganggunya mobilisasi bongkar muat di pelabuhan, kegiatan keseharian masyarakat, hingga aktivitas transportasi.

"Banjir pesisir berpotensi mengganggu mobilitas transportasi di pelabuhan dan pesisir, aktivitas sehari-hari masyarakat, serta aktivitas bongkar muat di sekitar pelabuhan. Kami pun mengimbau warga untuk siaga dalam mengantisipasi banjir rob ini," tutur Nur. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN