Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tim Peneliti USU Catat Enam Perbaikan Atasi Kesiapsiagaan Bencana Banjir Desa Padang Tualang

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 13.23 WIB
tim_peneliti_usu_catat_enam_perbaikan_atasi_kesiapsiagaan_bencana_banjir_desa_padang_tualang

Tim Peneliti USU, Destanul Aulia, SKM, saat memaparkan catatan hasil penelitiannya di Desa Padang Tualang. (Foto: Berry/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Tim Peneliti Universitas Sumatera Utara (USU) yang dipimpin Destanul Aulia, SKM, bersama seluruh timnya mencatat sejumlah perbaikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Padang Tualang, Kabupaten Langkat.

Penelitian tersebut bertujuan mengetahui hasil observasi awal terhadap tingkat kerentanan dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Padang Tualang dalam menghadapi banjir.

"Kami mencatat kondisi kesiapsiagaan saat ini, yakni jalur evakuasi banjir belum memadai. Titik kumpul masyarakat di sebuah masjid juga belum memadai karena ikut tergenang banjir," ujar Destanul, Rabu (5/8/2026).

Lebih lanjut, Destanul mencatat lokasi pengungsian sementara bagi masyarakat terdampak banjir berada di atas rel kereta api sehingga perlu dilakukan penguatan lebih lanjut.

Selain itu, menurutnya, kondisi posko belum memadai dan belum ada posko bencana yang dibentuk secara resmi. Tak hanya itu, tim siaga bencana juga belum terbentuk secara resmi.

"Terakhir, sirene peringatan bencana berada di lokasi yang rawan tergenang banjir dan sistem peringatan tersebut belum memadai, sama halnya seperti beberapa catatan lainnya," ucapnya.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat USU itu menegaskan kesiapsiagaan bencana di Desa Padang Tualang perlu ditingkatkan dengan beberapa prioritas tindak lanjut sebagai berikut.

Pertama, menyusun peta risiko dan jalur evakuasi. Kedua, memindahkan titik kumpul ke lokasi yang bebas genangan. Ketiga, menetapkan lokasi pengungsian resmi yang aman dan layak.

Keempat, membentuk tim posko dan tim siaga bencana berbasis masyarakat. Kelima, memperkuat sistem peringatan dini multisaluran serta melakukan evaluasi secara berkala. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN