Bus Pariwisata Bawa 32 Orang Masuk Jurang di Samosir, 26 Penumpang Luka

Kondisi Bus pariwisata jenis Canter no pol Z 7763 NE. (foto:pangihutan/mistar)
Samosir, MISTAR.ID (19/9/2026) - Bus pariwisata jenis Canter nomor polisi Z 7763 NE yang membawa rombongan wisatawan dari Kisaran, dari Sibeabea menuju Pangururan, mengalami kecelakaan di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Bus tersebut membawa 30 penumpang, satu sopir, dan satu kernet. Dalam kecelakaan itu, sebanyak 26 orang mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di RSUD dr. Hadrianus Sinaga.
Satu orang korban dilaporkan mengalami patah kaki kanan dan tangan kanan.
Kanit Gakkum Polres Samosir, Ipda Kasto Julianda Sijabat, mengatakan kecelakaan terjadi ketika bus berada di kawasan Desa Boho.
Bus pariwisata tersebut diketahui membawa rombongan yang seluruhnya merupakan warga Kisaran. Mereka sebelumnya melakukan perjalanan wisata dari Kisaran menuju kawasan Sibeabea, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pangururan.
Bus kemudian mengalami kecelakaan hingga masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 6 meter.
Sementara itu, sopir bus, Kuswandi, menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba mengalami gangguan kendali.
Menurut Kuswandi, kondisi tersebut terjadi setelah bagian kemudi mengalami masalah. Ia menyebut terot/setir kendaraan mengalami gangguan sehingga bus kehilangan kendali.
“Bus hilang kendali. Terot/setirnya lepas,” ujar Kuswandi.
Petugas kepolisian bersama warga dan pihak terkait kemudian melakukan evakuasi terhadap para penumpang yang mengalami luka-luka.
Para korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Hadrianus Sinaga untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut, termasuk memastikan penyebab pasti bus masuk ke jurang. Polisi juga masih menunggu mobil derek crane dari Dolok Sanggul. (hm27)






































