Saturday, September 26, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Australia vs Brasil 1-1: Rayan Gagalkan Kemenangan Socceroos di Detik Akhir

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 19.52 WIB
australia_vs_brasil_11_rayan_gagalkan_kemenangan_socceroos_di_detik_akhir

Australia vs Brasil 1-1: Rayan Gagalkan Kemenangan Socceroos di Detik Akhir. (foto:google/cbf/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (25/9/2026) — Kemenangan bersejarah Australia atas Brasil yang sudah di depan mata buyar dalam hitungan detik. Rayan menjadi penyelamat Brasil setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-95 untuk memaksakan skor Australia vs Brasil berakhir 1-1, Jumat (25/9/2026).

Socceroos sebenarnya tampil nyaris sempurna untuk mengamankan kemenangan. Nestory Irankunda membawa Australia unggul lewat tendangan bebas spektakuler pada menit ke-68.

Namun, Brasil menemukan jalan keluar di pengujung laga. Raphinha mengirim sepak pojok presisi ke kotak penalti sebelum Rayan menyambutnya dengan sundulan keras. Bola sempat membentur mistar dan tetap melewati garis gawang, membuat Australia kehilangan kemenangan yang sudah berada dalam genggaman.

Irankunda Bikin Brasil Terdiam

Sebelum drama injury time, sorotan utama menjadi milik Irankunda.

Penyerang Australia itu mengeksekusi tendangan bebas dengan sangat baik pada menit ke-68. Bola meluncur ke sudut kiri atas gawang dan membuat Brasil tertinggal 0-1.

Gol tersebut semakin menegaskan peran Irankunda sebagai salah satu pemain muda penting dalam regenerasi Socceroos. Opta mencatat pemain berusia 20 tahun itu telah mencetak enam gol dalam 19 penampilan internasional untuk Australia.

Menariknya, Irankunda juga menjadi salah satu pemain Australia yang tampil dalam seluruh delapan pertandingan timnas sepanjang 2026 sebelum duel ini.

Rayan Muncul sebagai Last-Minute Hero

Ketika pertandingan memasuki injury time, Brasil terus mencari celah. Peluang terakhir datang melalui situasi set piece.

Raphinha mengambil sepak pojok dan mengirimkan bola ke area berbahaya. Rayan kemudian memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan keras pada menit ke-95.

Kiper Australia sempat menyentuh bola, tetapi laju si kulit bundar membuatnya memantul dari mistar dan melewati garis gawang.

1-1. Brasil pun terhindar dari kekalahan setelah nyaris sepanjang babak kedua tertinggal.

Dua Gol, Dua Set Piece

Ada fakta taktis menarik dari Australia vs Brasil kali ini: kedua gol lahir dari bola mati.

Australia membuka skor lewat direct free-kick, sedangkan Brasil menyamakan kedudukan melalui corner kick.

Situasi tersebut memperlihatkan betapa pentingnya detail kecil dalam laga dengan margin tipis. Ketika permainan terbuka sulit menghasilkan peluang bersih, kualitas eksekusi bola mati dapat menjadi pembeda.

Australia mampu menjaga keunggulan hingga menit-menit akhir, tetapi satu sepak pojok mengubah seluruh cerita pertandingan.

Socceroos Tinggal Selangkah dari Sejarah

Hasil 1-1 membuat Australia gagal meraih kemenangan kedua sepanjang sejarah atas Brasil.

Socceroos sebelumnya hanya pernah menundukkan Brasil sekali, yakni dengan skor 1-0 pada Piala Konfederasi 2001 melalui gol Shaun Murphy pada menit ke-84.

Karena itu, gol Rayan terasa semakin menyakitkan bagi tuan rumah. Australia hanya berjarak beberapa detik dari kemenangan yang akan menjadi salah satu hasil paling berkesan dalam sejarah pertemuan kedua negara.

Namun, penampilan Socceroos tetap memberikan sinyal menarik dalam proses regenerasi mereka. Tony Popovic membawa sejumlah pemain muda ke dalam skuad, termasuk Irankunda dan beberapa pemain yang belum memiliki caps sebelum pemanggilan kali ini.

Brasil Selamat, tetapi Drama Berlanjut

Bagi Brasil, hasil imbang menjadi penyelamat dari kekalahan dalam laga pertama setelah Piala Dunia 2026.

Carlo Ancelotti memang memanfaatkan rangkaian laga ini untuk melihat sejumlah pemain dan membangun kembali skuad Seleção.

Sementara itu, Australia masih memiliki kesempatan untuk kembali menghadapi Brasil pada 29 September 2026 di Brisbane. Pertandingan kedua tersebut menjadi kesempatan bagi Socceroos untuk kembali menguji kekuatan mereka menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia.

Untuk sementara, Rayan adalah penyelamat Brasil, sedangkan Irankunda menjadi simbol perlawanan Australia.

Dan di Townsville, satu sundulan pada menit ke-95 mengubah kemenangan Socceroos menjadi hasil imbang dramatis.

(daylistars/101greatgoals/beinsports/worldfootball/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN