Indonesia vs Singapura: Rematch Panas di SUGBK, Thom Haye Jadi Kunci

Indonesia vs Singapura. (foto ilustrasi:wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (25/9/2026) — Indonesia vs Singapura kembali tersaji. Hanya sekitar tujuh pekan setelah bermain imbang 1-1, kedua tim bertemu lagi dalam laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Kick-off dijadwalkan pukul 20.00 WIB. Pertandingan dapat disaksikan melalui siaran EMTEK, termasuk Indosiar, SCTV, dan Moji, serta platform Vidio.
Pertemuan ini menarik karena Indonesia datang dengan komposisi skuad yang berbeda. Indonesia datang dengan sejumlah pemain yang sebelumnya tidak memperkuat tim pada pertemuan 7 Agustus lalu.
Indonesia vs Singapura: Bukan Sekadar Laga Pembuka
Hasil imbang 1-1 pada 7 Agustus 2026 masih menjadi bagian penting dari cerita duel kedua tim.
Saat itu, Indonesia sempat unggul melalui Ragnar Oratmangoen, tetapi Singapura menyamakan kedudukan lewat Ilhan Fandi. Hasil tersebut cukup bagi Singapura untuk lolos ke semifinal, sementara Indonesia tersingkir.
Kini, kesempatan untuk kembali bertemu datang lebih cepat dari yang diperkirakan.
Bedanya, Indonesia kali ini bermain di kandang sendiri dengan target membuka turnamen melalui hasil maksimal.
Sorotan Utama: Thom Haye vs Song Ui-young
Pertarungan di lini tengah berpotensi menjadi salah satu penentu Indonesia vs Singapura.
Thom Haye menjadi motor permainan Indonesia. Kemampuannya mengatur tempo, mendistribusikan bola, hingga menciptakan peluang dari bola mati membuat perannya sangat penting untuk membongkar pertahanan Singapura.
Di sisi lain, Song Ui-young merupakan pemain yang bisa memberikan ancaman dari lini tengah Singapura.
Duel keduanya bukan sekadar perebutan penguasaan bola. Tim yang mampu memenangkan pertarungan di area tengah berpeluang lebih besar mengontrol ritme pertandingan.
Menariknya, keduanya juga terlibat dalam pertemuan terakhir. Dalam laga 1-1 pada Agustus lalu, Haye berperan dalam proses terciptanya gol Indonesia, sementara Song sempat mendapat kartu merah sebelum keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Skuad Indonesia Kini Lebih Bertabur Pengalaman
Indonesia membawa sejumlah pemain dengan pengalaman di kompetisi luar negeri.
Maarten Paes, Kevin Diks, Elkan Baggott, Calvin Verdonk, Thom Haye, dan Ole Romeny masuk dalam skuad 23 pemain yang dipanggil untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Kehadiran mereka memberikan opsi berbeda bagi pelatih John Herdman, terutama dalam membangun permainan dari belakang dan meningkatkan kualitas serangan.
Namun, Indonesia tidak boleh terlena.
Singapura memiliki pemain berpengalaman seperti Hariss Harun, sementara Ilhan Fandi sudah membuktikan kemampuannya menghukum kelengahan pertahanan Garuda.
Gol Ilhan pada pertemuan Agustus menjadi bukti bahwa Singapura tidak membutuhkan banyak peluang untuk mengubah pertandingan.
Fakta Menarik: Indonesia Lama Tak Hadapi Singapura di SUGBK
Laga kali ini juga memiliki catatan sejarah tersendiri.
Indonesia terakhir menghadapi Singapura di SUGBK pada 2008, ketika Garuda kalah 0-2. Setelah 18 tahun, kedua tim kembali bertemu di stadion yang sama.
Secara keseluruhan, Indonesia dan Singapura sudah berhadapan 60 kali. Garuda mencatat 30 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 19 kekalahan.
Namun, rekor di SUGBK lebih berimbang. Dari tujuh pertemuan, Indonesia menang tiga kali, imbang dua kali, dan kalah dua kali.
Artinya, faktor kandang tetap menjadi modal penting, tetapi bukan jaminan pertandingan akan berjalan mudah.
Tiga Poin Pertama Bisa Jadi Modal Besar
Format Grup A membuat pertandingan pembuka semakin penting.
Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh hanya bertemu satu kali di fase grup. Setelah menghadapi Singapura, Indonesia akan bertemu Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober.
Dengan format tersebut, kehilangan poin sejak laga pertama dapat mempersempit ruang bagi sebuah tim untuk mengejar posisi teratas.
Karena itu, Indonesia vs Singapura bukan hanya soal membalas hasil 1-1. Ini adalah kesempatan bagi Garuda untuk membangun momentum sejak pertandingan pertama sekaligus menunjukkan bahwa komposisi skuad yang lebih kuat dapat menghasilkan perbedaan.
Di SUGBK, sorotan utama akan tertuju kepada lini tengah: bisakah Thom Haye mengendalikan permainan sebelum Singapura kembali menemukan cara untuk menghukum Indonesia?
Jawabannya akan mulai terlihat sejak kick-off pukul 20.00 WIB.
(fifa/detik/tirto/antara/aff/*/hm27)










































