Saturday, September 26, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Ucapan Duka Membanjiri Akun Facebook Wakil Rektor IT&B Kabanjahe

Mistar.idSabtu, 26 September 2026 pukul 13.05 WIB
ucapan_duka_membanjiri_akun_facebook_wakil_rektor_itb_kabanjahe

Asprina br Surbakti saat mengabadikan moment mahasiswa/i Kampus IT&B di akun media sosialnya. (foto: Facebook @Asprina/Mistar)

news_banner

Karo, MISTAR.ID – Ucapan belasungkawa membanjiri akun Facebook Asprina br Surbakti, 38 tahun, Wakil Rektor 2 Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kediamannya Kompleks Jkesaien, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (25/9/2026) malam.

Kabar duka tersebut menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, mahasiswa, alumni, dan orang-orang yang mengenal sosok Asprina. Di media sosial, sejumlah ucapan duka disampaikan dengan mengenang dirinya sebagai perempuan yang baik, periang, kuat, serta berdedikasi dalam dunia pendidikan.

Salah satu ucapan belasungkawa disampaikan akun Facebook @Tria Oktaviani. Ia meneruskan unggahan terakhir Asprina sembari menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian almarhumah.

“Status terakhir beliau... Tenang di surga ya, Kak. Kami para alumni bersaksi Kakak orang baik, berdedikasi tinggi untuk mencerdaskan anak bangsa. Selamat jalan, Kak Asprina Surbakti. Kami para alumni turut berduka cita yang sebesar-besarnya. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran,” tulisnya.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Asprina diketahui masih aktif membagikan aktivitasnya bersama mahasiswa melalui akun Facebook miliknya. Dalam salah satu unggahan terakhir, ia menuliskan rasa haru setelah mendampingi mahasiswa menyelesaikan perjuangan akademiknya.

“Ak­hirnya perjuangan bertahun-tahun akhirnya tuntas di satu meja penuh cerita. Menyelesaikan skripsi bukan sekadar tentang mengejar gelar, tetapi tentang menguji sejauh mana kita mampu bertahan di bawah tekanan, konsisten saat lelah, dan bangkit saat menghadapi jalan buntu,” tulis Asprina.

Ia juga membagikan momen kebersamaan dengan para mahasiswa saat mengikuti ujian TOEFL.

“Momen perjuangan para mahasiswa dalam menaklukkan ujian TOEFL. Konsentrasi penuh demi membuka peluang akademis dan karier yang lebih luas di masa depan. Semangat berjuang semuanya!” tulisnya.

Unggahan tersebut kini menjadi salah satu kenangan terakhir Asprina bersama mahasiswa yang ia dampingi. Kolom komentar akun Facebook-nya pun dipenuhi pesan duka dari mereka yang merasa kehilangan.

Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha, dikonfirmasi Sabtu (26/9/2026), membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pedoman mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh jajaran Satreskrim Polres Karo.

“Terkait kelanjutan datanya, kita koordinasikan terlebih dahulu sama jajaran Satreskrim dulu,” pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN