Friday, September 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

200 Napi dan 20 Pegawai Lapas Tanjung Gusta Tes Urine, Semua Negatif Narkoba

Mistar.idJumat, 18 September 2026 pukul 11.29 WIB
200_napi_dan_20_pegawai_lapas_tanjung_gusta_tes_urine_semua_negatif_narkoba

Petugas gabungan saat melakukan razia dan penggeledahan kamar hunian Lapas Medan. (Foto: Dok. Lapas Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta Medan melakukan razia kamar hunian secara gabungan dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut), serta TNI–Polri.

Kepala Lapas Medan, Fonika Afandi, mengatakan razia juga melibatkan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumut. Setelah razia, pihaknya melakukan tes urine terhadap 200 narapidana (napi) dan 20 pegawai Lapas. Kata dia, baik napi maupun pegawai dinyatakan negatif narkotika.

"Benar, kami telah melakukan razia dan menggeledah kamar hunian napi secara gabungan pada Rabu (16/9/2026) malam. Proses razia dipimpin langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Sumut, Bapak Jalu Yuswa Panjang," katanya dalam keterangan tertulis diterima Mistar, Jumat (18/9/2026).

Fonika menyampaikan, penggeledahan kamar hunian dilakukan secara acak, tanpa tebang pilih. Setidaknya, dikatakan Fonika, sebanyak 20 kamar hunian di beberapa blok menjadi sasaran penggeledahan.

"Razia dan penggeledahan ini dilakukan sebagai deteksi dini dan upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk pencegahan masuk dan beredarnya barang terlarang di dalam lingkungan Lapas," ucapnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil penggeledahan, petugas gabungan berhasil menemukan sejumlah barang terlarang di dalam kamar hunian, seperti handphone sebanyak enam unit, kipas angin, rice cooker, kompor listrik, teko listrik, charger, headset, korek api, gunting, obeng, cutter, tang, palu, sutil, sambungan listrik, speaker, pompa air elektrik, dan yang lainnya.

"Seluruh barang tersebut kami sita serta kami lakukan pencatatan dan inventarisasi. Barang-barang tersebut akan kami tindak lanjuti termasuk pemusnahan. Selain razia, sebanyak 220 napi dan 20 pegawai dites urine, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika," tuturnya.

Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan pengawasan dan langkah pencegahan secara berkala dalam menjaga keamanan serta ketertiban Lapas Medan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN