Resident Evil Berpeluang Catat Rekor Box Office, Skor Kritikus Tembus 97 Persen

Resident Evil: The Final Chapter. (Foto: TMDB)
Medan, MISTAR.ID – Film terbaru Resident Evil garapan Zach Cregger berpeluang mencatatkan sejumlah rekor baru. Tak hanya diproyeksikan meraih pendapatan pembukaan terbesar dalam sejarah waralaba, film ini juga mendapat respons tinggi dari kritikus film.
Film produksi Sony dengan anggaran US$75 juta tersebut diperkirakan membukukan pendapatan domestik Amerika Serikat (AS) sebesar US$40 juta hingga US$50 juta pada pekan perdana. Berdasarkan laporan Variety dan Deadline, angka itu bahkan berpotensi mendekati US$60 juta.
Jika ditambah proyeksi pendapatan internasional sekitar US$31 juta, total debut global Resident Evil diperkirakan mencapai US$80 juta.
Perolehan tersebut akan melampaui rekor pembukaan domestik waralaba yang saat ini masih dipegang Resident Evil: Afterlife (2010) dengan US$26,6 juta.
Capaian awal itu juga berpotensi menjadi pijakan untuk mengejar rekor pendapatan total tertinggi seri Resident Evil, yang hingga kini dimiliki Resident Evil: The Final Chapter dengan US$312 juta.
Bukan hanya dari sisi finansial, film ini juga mencatat pencapaian di Rotten Tomatoes. Resident Evil memperoleh skor kritikus 97 persen di situs agregator tersebut.
Skor itu menjadikan film terbaru karya sutradara Weapons dan Barbarian tersebut sebagai adaptasi gim video live-action dengan nilai ulasan kritikus tertinggi sepanjang masa. Pencapaiannya melampaui serial Fallout dan The Last of Us, yang sama-sama mengantongi skor 94 persen.
Dilansir dari Forbes, Jumat (18/9/2026), capaian tersebut berbanding terbalik dengan film-film Resident Evil sebelumnya yang tidak pernah memperoleh skor kritikus lebih dari 40 persen.
Potensi kesuksesan tersebut menjadi menarik karena film ini sebelumnya sempat menghadapi keraguan dari sebagian penggemar garis keras. Salah satu pemicunya adalah keputusan Cregger tidak menghadirkan karakter ikonis gim, termasuk Leon S. Kennedy, serta memilih menggunakan alur cerita orisinal.
"Saya memahami keraguan itu karena saya pun merasakan hal yang sama sebagai penggemar," kata Cregger dalam wawancara bersama IGN beberapa waktu lalu.
"Harapan saya, mereka tetap menonton terlepas dari kekecewaan atau skeptisisme yang ada, dan bisa merasakan kecintaan mendalam terhadap gim yang kami tuangkan dalam film ini," ucapnya.
Cregger mengatakan keputusannya menggarap film tersebut didasari komitmen untuk menghadirkan nuansa survival horror yang autentik. Ia menegaskan proyek itu bukan sekadar memanfaatkan nama besar Resident Evil untuk mendapatkan pendanaan produksi Hollywood.
Resident Evil telah tayang di bioskop Indonesia sejak 16 September 2026.[]








































