Kunyit Disebut Bermanfaat bagi Kesehatan Usus

Kunyit. (Foto: Alodokter)
Medan, MISTAR.ID - Rempah-rempah tidak hanya digunakan untuk menambah rasa dan warna pada makanan, tetapi juga mengandung serat dan sejumlah senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan usus. Salah satunya adalah kunyit.
Ahli gizi terdaftar Kristen Lorenz, RD, mengatakan kunyit memiliki kemampuan melawan peradangan berkat kandungan kurkumin di dalamnya.
"Kurkumin membantu melindungi lapisan usus dengan mengurangi peradangan," kata Lorenz dalam siaran Real Simple, Rabu (16/9/2026).
Menurut Lorenz, efek antiinflamasi kurkumin dapat membantu mengurangi risiko kondisi peradangan pada sistem pencernaan, seperti penyakit radang usus (IBD) dan sindrom usus bocor. Kurkumin juga disebut bermanfaat bagi bakteri usus.
Ia menjelaskan, kunyit dapat mendorong pertumbuhan bakteri baik, seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus, sekaligus menghambat patogen berbahaya.
Aktivitas tersebut membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus yang berperan dalam proses pencernaan, penyerapan nutrisi, dan pengaturan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, kunyit dapat merangsang produksi empedu, yakni cairan kuning kehijauan yang diproduksi oleh hati.
"Empedu sangat penting untuk memecah lemak dan menyerap vitamin yang larut dalam lemak, yang meliputi vitamin A, D, E, dan K," kata Lorenz.
Peningkatan aliran empedu juga disebut dapat membantu menjaga mikrobioma tetap sehat dengan mengurangi bakteri berbahaya di usus kecil dan mendukung proses pencernaan.
Meski memiliki sejumlah manfaat, Lorenz mengatakan kunyit dapat ditambahkan ke dalam makanan dalam jumlah kecil. Efek positifnya terhadap kesehatan usus bersifat kumulatif.
Ia menekankan bahwa kesehatan usus tidak hanya bergantung pada konsumsi kunyit, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor, termasuk asupan serat, hidrasi, pengelolaan stres, dan keberagaman makanan dalam pola makan.
Kunyit dapat dikonsumsi bersama kebiasaan yang mendukung kesehatan usus, seperti mengonsumsi prebiotik dan probiotik, mencukupi kebutuhan serat, serta mengurangi makanan olahan.
Kunyit juga dapat ditambahkan ke berbagai makanan dan minuman, seperti smoothie, teh, nasi goreng, telur orak-arik, quiche, maupun omelet.
Untuk mengurangi rasa kunyit yang kuat, rempah tersebut dapat dicampurkan dengan buah-buahan manis seperti mangga dan pisang. Kunyit juga dapat dipadukan dengan kefir yang mengandung probiotik dan lada hitam untuk mendukung penyerapan kunyit. (hm25/antara)








































