Friday, September 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Anak di Banyuasin Bacok Ayah Kandung hingga Tewas

Mistar.idJumat, 18 September 2026 pukul 09.57 WIB
anak_di_banyuasin_bacok_ayah_kandung_hingga_tewas_

Ilustrasi. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Banyuasin, MISTAR.ID - Seorang anak di Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, membacok ayah kandungnya hingga tewas di bagian leher hanya gara gara masalah lahan. Pelaku bernama Sumarno, 32 tahun, sementara korban bernama Sukeri, 69 tahun. Akibat kejadian itu, korban tewas usai mengalami tiga luka bacok di bagian leher.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, mengatakan peristiwa terjadi di rumah korban di Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, Kamis (17/9/2026) siang.

"Pelaku pembunuhan terhadap ayah kandungnya sendiri sudah kami tangkap belum 1x24 jam usai kejadian," ujarnya.

Risnan mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mengungkap secara lebih rinci kronologi dan motif pembunuhan tersebut. "Pelaku diperiksa di Polres Banyuasin selain pelaku, barang bukti berupa parang yang digunakan dalam kejadian tersebut juga sudah diamankan," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut diduga dipicu persoalan lahan antara Sumarno dan ayahnya. Sebelum kejadian, keduanya terlibat cekcok di rumah korban.

"Menurut keterangan pelaku, yang bersangkutan mempunyai permasalahan dengan orang tuanya terkait lahan. Kemudian terjadi cekcok atau keributan di rumah korban," ujarnya.

Cekcok kemudian berujung kekerasan. Sumarno diduga mengambil sebilah parang dan menyerang ayahnya. Sukeri mengalami tiga kali bacokan di bagian leher. Akibat luka tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah Sukeri kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini masih ditangani polisi, termasuk persoalan lahan yang diduga menjadi pemicu cekcok antara Sumarno dan ayah kandungnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN