Thursday, August 27, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Anak Bunuh Ayah Kandung Divonis 16 Bulan Penjara, Terbukti Langgar UU PKDRT

Mistar.idKamis, 27 Agustus 2026 pukul 19.29 WIB
anak_bunuh_ayah_kandung_divonis_16_bulan_penjara_terbukti_langgar_uu_pkdrt

Persidangan terdakwa OK Muhammad Hafiz di PN Medan yang diikuti terdakwa secara virtual. (Foto: Deddy/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (27/8/2026) — OK Muhammad Hafiz divonis 16 bulan penjara karena membunuh ayah kandungnya, OK Hasnanda Syahputra, yang merupakan dosen di Universitas Sumatera Utara (USU).

Perbuatan Hafiz dinyatakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai Evelyne Napitupulu telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

“OK Muhammad Hafiz divonis satu tahun empat bulan (16 bulan) penjara,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan, Achmad Yudha Prasetyo, saat dikonfirmasi Mistar melalui sambungan seluler, Kamis (27/8/2026).

Atas putusan tersebut, kata JPU, pihaknya dan Hafiz menyatakan berpikir-pikir selama tujuh hari untuk menentukan sikap terkait menerima atau mengajukan banding.

Untuk diketahui, Hafiz nekat membunuh ayahnya di kediamannya, Jalan Aluminium III, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Hafiz tega menghabisi nyawa ayahnya lantaran dipicu rasa sakit hati mendalam yang telah dipendamnya dalam waktu cukup lama. Sang ayah disebut sosok yang temperamental dan kerap main tangan saat cekcok dengan istrinya (ibu Hafiz).

Dengan kondisi ayah yang temperamental tersebut, suasana keluarga mereka sering diwarnai kegaduhan dan Hafiz memiliki rasa trauma serta sakit hati terhadap sang ayah. Hafiz juga sering mendapatkan tindakan kekerasan dari ayahnya tersebut.

Sampai akhirnya, keributan antara ayah dan ibu Hafiz kembali pecah pada Minggu pagi. Hafiz yang telah memendam rasa sakit hati dan tersulut emosi spontan menuju ke dapur, kemudian mengambil pisau lalu menusukkannya ke tubuh ayahnya hingga meninggal dunia. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN