Thursday, August 27, 2026
home_banner_first
SUMUT

Beasiswa Rp4,25 Miliar Sasar 7.000 Pelajar Deli Serdang

Mistar.idKamis, 27 Agustus 2026 pukul 20.50 WIB
beasiswa_rp425_miliar_sasar_7000_pelajar_deli_serdang

Penyerahan simbolis beasiswa melalui pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SIMPel) pada Gebyar Hari Indonesia Menabung Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026. (foto: Diskominfostan Deli Serdang/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengalokasikan beasiswa Rp4,25 miliar bagi 7.000 pelajar SD dan SMP pada 2026. Sebanyak 4.000 siswa SD mendapat Rp500.000 per orang, sedangkan 3.000 siswa SMP menerima Rp750.000 per orang melalui rekening Simpanan Pelajar (SIMPel).

Penyaluran bantuan dilakukan dalam Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), yang juga diarahkan untuk memperluas akses keuangan dan membiasakan pelajar menabung sejak dini.

Penyerahan simbolis dilakukan dalam Gebyar Hari Indonesia Menabung (HIM) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa, Kamis (27/8/2026).

Program KEJAR menyasar 4.000 siswa SD dengan bantuan masing-masing Rp500.000 dan 3.000 siswa SMP masing-masing Rp750.000.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hendra Wijaya mengatakan, penyaluran beasiswa melalui rekening pelajar diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan pendidikan, tetapi juga membentuk kemampuan mengelola keuangan sejak dini.

Menurut Hendra, hingga kini sebanyak 969 siswa telah menerima bantuan, sedangkan 2.211 siswa lainnya sedang dalam proses pengajuan ke Bank Sumut. Penyaluran kepada seluruh penerima ditargetkan selesai paling lambat Oktober 2026.

Ia menegaskan Hari Indonesia Menabung harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Program KEJAR, lanjutnya, juga perlu diperluas ke seluruh satuan pendidikan guna memperkuat literasi keuangan dan kecakapan hidup pelajar.

Dengan jumlah SD dan SMP di Deli Serdang mencapai lebih dari seribu satuan pendidikan, Hendra menilai potensi pengembangan program tersebut masih sangat besar.

Sekolah juga didorong menghadirkan inovasi seperti bank sampah agar siswa dapat menabung dari hasil pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, mengapresiasi upaya Pemkab Deli Serdang dalam meningkatkan akses dan inklusi keuangan masyarakat.

“Anak-anak atau masyarakat bisa membuka rekening dari hasil mengolah sampah yang didaur ulang. Misalnya sampah yang dikumpulkan selama satu bulan dijual dan hasilnya digunakan untuk membuka atau menambah tabungan,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 1 Tanjung Morawa, Bambang Suharsono, mengatakan sekolahnya menjadi salah satu sasaran program tersebut.

Dari 1.049 siswa, pembukaan rekening SIMPel dilakukan secara bertahap dengan dukungan Bank Sumut Cabang Lubuk Pakam.

Gebyar HIM juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan edukatif dan kreatif, di antaranya lomba puisi bertema menabung, storytelling, melukis, dan kerajinan tangan.

Hari Indonesia Menabung ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 dan diperingati setiap 20 Agustus. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN