Friday, September 18, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Reshuffle Kabinet Jelang Sidang Parlemen

Mistar.idJumat, 18 September 2026 pukul 09.14 WIB
pm_jepang_sanae_takaichi_reshuffle_kabinet_jelang_sidang_parlemen

Perdana Menteri Jepang Sanae. (Foto: Dokumentasi Takaich/i/Cabinet Public Affairs Office)

news_banner

Tokyo, MISTAR.ID - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melakukan perombakan kabinet pertamanya pada Kamis (17/9/2026). Reshuffle dilakukan menjelang sidang luar biasa parlemen yang dijadwalkan dimulai 5 Oktober mendatang.

Dalam perombakan tersebut, delapan menteri dipertahankan, tujuh nama baru masuk kabinet, sementara tiga lainnya kembali menduduki jabatan menteri.

Sejumlah menteri utama tetap dipertahankan, termasuk Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara, Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, Menteri Keuangan Satsuki Katayama, Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, Menteri Kebijakan Ekonomi dan Fiskal Minoru Kiuchi, serta Menteri Ketahanan Ekonomi Kimi Onoda.

“Kabinet yang telah diperbarui ini adalah kabinet yang penuh tekad, tantangan, dan tindakan nyata. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan kami,” kata Takaichi.

Sementara itu, Yoshimasa Hayashi dicopot dari jabatan Menteri Dalam Negeri. Posisinya digantikan Hisayuki Fujii, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrat Liberal (LDP).

Hayashi sebelumnya dikenal sebagai orang dekat mantan Perdana Menteri Fumio Kishida dan diprediksi menjadi salah satu pesaing Takaichi dalam pemilihan ketua LDP tahun depan.

Meski demikian, Takaichi menegaskan reshuffle tersebut tidak berkaitan dengan pemilihan pimpinan partai pada tahun depan. Ia mengatakan keputusan mempertahankan sejumlah menteri didasarkan pada kebutuhan untuk menjaga keberlanjutan pemerintahan.

“Ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemilihan pimpinan,” ujar Takaichi.

Sejumlah wajah baru turut masuk kabinet. Hiroshi Nakatsuka, mantan Sekretaris Jenderal Japan Innovation Party (JIP), ditunjuk menangani reformasi regulasi dan administrasi serta kebijakan terkait anak-anak. Ia menjadi menteri pertama dari partai tersebut.

Takaichi menyebut masuknya Nakatsuka sebagai simbol dimulainya fase baru pemerintahan koalisi LDP-JIP.

Nama baru lainnya adalah Hiroyoshi Sasagawa sebagai Menteri Lingkungan dan Tatsunori Ibayashi sebagai Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata.

Takaichi juga menunjuk Yoshihiro Seki sebagai Menteri Pendidikan dan Kazuo Yana sebagai Menteri Pertanian. Keduanya sebelumnya pernah dijatuhi sanksi oleh LDP terkait skandal dana politik pada akhir 2023.

Usai reshuffle, pemerintahan Takaichi bersama LDP akan menghadapi sidang luar biasa parlemen yang dijadwalkan mulai 5 Oktober. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah rencana penurunan pajak konsumsi makanan dan minuman dari 8 persen menjadi 1 persen selama dua tahun mulai April 2027.

Parlemen juga berpotensi membahas RUU reformasi politik yang mengusulkan pengurangan jumlah kursi di majelis rendah. Pembahasan RUU tersebut sebelumnya ditunda setelah mendapat kritik dari sejumlah partai oposisi.

Sebelum merombak kabinet, Takaichi pada Rabu (16/9/2026) juga merombak jajaran pimpinan LDP dengan tetap mempertahankan sejumlah tokoh kunci, termasuk Wakil Presiden LDP Taro Aso dan Sekretaris Jenderal LDP Shunichi Suzuki.

Pada Jumat (18/9/2026), Takaichi dijadwalkan menunjuk pejabat baru untuk posisi wakil menteri senior dan wakil menteri parlementer di sejumlah kementerian. (hm25/antara)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN