Lewis Hamilton Dukung Macklemore yang Didepak dari Tur Ed Sheeran

Lewis Hamilton. (Foto: GP News)
Medan, MISTAR.ID – Dukungan terhadap rapper Macklemore terus berdatangan setelah dirinya dikeluarkan dari rangkaian tur konser Ed Sheeran di Amerika Serikat. Pembalap Formula 1 sekaligus juara dunia tujuh kali, Lewis Hamilton, menjadi salah satu figur yang menyatakan solidaritasnya.
Hamilton menyampaikan dukungan tersebut melalui kolom komentar pada unggahan Instagram Macklemore yang membahas pencoretannya dari Loop Tour.
"Terima kasih telah menggunakan suaramu, aku berdiri bersamamu," tulis Hamilton di Instagram pribadinya @lewishamilton, Jumat (18/9/2026).
Macklemore dicoret dari tur setelah konsisten menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina saat tampil di Stadion MetLife, New Jersey, pada awal September 2026.
Promotor Messina Touring Group menyebut keputusan itu diambil karena sejumlah pemilik venue menolak kehadiran rapper tersebut untuk tampil di panggung mereka.
Ed Sheeran sebelumnya mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan dirinya netral. Ia juga menegaskan keputusan pencoretan Macklemore sepenuhnya berada di tangan promotor dan pemilik stadion.
Namun, keputusan tersebut justru memicu gelombang solidaritas. Sejumlah musisi yang dijadwalkan menjadi penampil pembuka, di antaranya Finneas, Lukas Graham, dan Aaron Rowe, memilih mundur dari tur Sheeran sebagai bentuk protes terhadap pembungkaman tersebut.
Di tengah situasi itu, tim Ed Sheeran menggelar kompetisi Open for Legends sejak Senin (14/9). Program yang bekerja sama dengan Guitar Center tersebut bertujuan mencari musisi amatir independen untuk menjadi penampil pembuka.
Musisi terpilih nantinya akan tampil sebagai pembuka konser Sheeran di Mexico City pada 11 Desember.
Selain Hamilton dan para musisi, dukungan terhadap Macklemore juga datang dari figur publik lainnya. Aktivis lingkungan Greta Thunberg turut menyuarakan solidaritasnya.
"Solidaritas penuh dan Palestina merdeka. Sikap diam yang nyata dari para seniman dalam menghadapi ketidakadilan dan genosida tidak akan dilupakan," tulis Greta.
Kreator konten edukasi anak, Ms. Rachel, juga mengkritik sikap bungkam industri hiburan terkait tewasnya puluhan ribu anak-anak di Gaza.
"Ed Sheeran memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa kita tidak akan tunduk pada tekanan untuk menghukum orang-orang yang mendukung Palestina," tulis Ms. Rachel.
"Sebaliknya, ia justru mengalah kepada pihak-pihak yang menolak mengakui kenyataan yang diketahui dunia. Genosida sedang terjadi di Gaza. Kita semua harus angkat bicara mengenai hal ini."








































