Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Jagung Pipil di Toba Turun Jadi Rp6.300 per Kg, Petani Khawatir Anjlok Lagi

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 19.33 WIB
harga_jagung_pipil_di_toba_turun_jadi_rp6300_per_kg_petani_khawatir_anjlok_lagi

Riana saat merontokkan jagung hasil panennya. (Foto: Nimrot/Mistar)

Toba, MISTAR.ID (5/11/2026) – Harga jual jagung pipil kering dari petani kepada pengepul mengalami penurunan dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, harga mencapai Rp6.600 per kilogram, sedangkan saat ini pengepul hanya mampu membeli jagung pipil kering dari petani di Kabupaten Toba seharga Rp6.300 per kilogram.

Hal tersebut disampaikan salah seorang petani jagung di Kecamatan Porsea, Riana. Ia mengatakan telah menghubungi beberapa pengepul jagung. Saat onan (pekan) kemarin di Kecamatan Porsea, maupun pengepul di Kecamatan Laguboti, ternyata sama-sama mematok harga Rp6.300 per kilogram.

"Saya kira harga jagung pipil dapat bertahan hingga Desember 2026, ternyata baru di awal November telah mengalami penurunan harga, dan menurut keterangan pengepul sangat dimungkinkan dalam waktu dekat bakalan turun lagi," ujar Riana, Kamis (5/11/2026).

Dia melanjutkan, berdasarkan informasi dari pengepul di Kabupaten Toba, penurunan harga pembelian tersebut dipengaruhi mulai berlangsungnya musim panen jagung hampir di setiap kecamatan sehingga stok jagung di tingkat pengepul terbilang melimpah.

"Stok jagung melimpah di tingkat pengepul dan akibat banyaknya petani melakukan penjualan, menyebabkan pengepul terpaksa menurunkan harga, karena kemungkinan toke besar juga kewalahan menampung jagung dari pengepul," ucapnya.

Riana mengaku kecewa dengan turunnya harga jagung yang begitu cepat. Sebab, baru memasuki panen kedua, harga jagung sudah turun. Ia khawatir harga pada panen ketiga di Desember mendatang kembali merosot, bahkan bisa berada di bawah Rp6.000 per kilogram. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN