Harga Jagung di Toba Naik Jadi Rp6.600 per Kg, Petani Berharap Bertahan hingga Desember

Tanaman jagung petani di Kabupaten Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID - Setelah bertahan Rp6.500 per kilogram selama dua pekan, harga jual petani untuk jagung pipil kering naik menjadi Rp6.600 per kilogram. Petani berharap harga ini dapat bertahan hingga Desember 2026.
Salah seorang petani di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Riana, mengatakan kenaikan ini sangat membantu petani.
"Jagung hasil panen kami dengan harga Rp6.500 saja sudah tidak mengalami kerugian lagi, dan saat ini sudah mencapai Rp6.600 tentu perawatan jagung yang akan ditanam ulang akan lebih baik, khususnya dalam pemupukan, sebab dari Rp100 kenaikan tentu akan mampu membeli pupuk tambahan sekitar satu zak urea, dari dua ton penjualan jagung saya," ujarnya, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Riana, masih ada pengepul yang masih membandrol harga pembelian jagung pipil dari petani seharga Rp5.500. Apabila petani tidak mengetahui harga sesungguhnya jagung pipil kering, hal tersebut wajar agar pengepul mendapatkan keuntungan lebih banyak, dan juga petani tidak mau melakukan perbandingan harga dari pengepul lain.
"Berbeda dengan saya, ada lima pengepul yang ditanya untuk melakukan perbandingan harga, apabila salah satu pengepul menerapkan harga lebih murah maka saya bertanya ke pengepul lain, dan bila perlu saya mengatakan harga pengepul lain sudah lebih tinggi agar pengepul yang saya hubungi dapat menaikkan harga yang sesungguhnya," tuturnya.
PREVIOUS ARTICLE
Isi BBM Lebih Sat Set, Transaksi Makin PraktisBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER











































